Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 4 Agustus 2026
Pengembang Alami Kerugian Puluhan Juta Rupiah
BERITABALI.COM, BULELENG.
Budidaya Mutiara di Perairan Desa Gerokgak Kecamatan Gerokgak menjadi sasaran maling hingga mengakibatkan pengembang budidaya mutiara itu mengalami kerugian puluhan juta rupiah.
Peristiwa pencurian dengan menyasar lokasi budidaya kerang mutiara milik PT. Cendana Indo Pearls di Perairan Desa Gerokgak Kecamatan Gerokgak merupakan kali kedua yang mengakibatkan sebanyak 34 kerang berisi mutiara dalam kantong poket hilang dijarah maling.dalam aksinya pelaku yang belum diketahui identitasnya menyelam dan mengambil kerang mutiara tersebut di lokasi budidaya milik korban dari bawah laut dengan merobek paket kerang dan mengambil 34 kerang mutiara,ungkap Kapolsektif Gerokgak, AKP. Nyoman Kartika.
Minimnya pengamanan lokasi di tempat Budidaya Kerang Mutiara itu juga memberikan kesempatan kepada pelaku dalam aksinya, bahkan diduga aksi pencurian itu melibatkan orang dalam, kita masih mencoba melakukan penyelidikan atas keterlibatan orang dalam yang mengetahui kurangnya pengamanan di lokasi budidaya, ujar Kartika.
Sementara dari laporan PT. Cendana Indo Pearls ke Mapolsektif Gerokgak menyebutkan, akibat hilangnya 34 kerang berisi mutiara dalam kantong poket menimbulkan kerugian sebesar 70 juta rupiah, sedangkan kasus pencurian tersebut masih dalam penyelidikan dan penyidikan polisi.
Reporter: bbn/sas
Berita Terpopuler
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 444 Kali
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 362 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 308 Kali
KPU Bali Temukan Ribuan Data Pemilih Belum Sinkron
Dibaca: 226 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun