Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 Juli 2026
Penggalian Warisan Sejarah Pura Wasan
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Warga Batuan mendesak kepada pihak penggali warisan sejarah segera melakukan penggalian di Pura Wasan, Sakah, Batuan Kaler, Sukawati. Sebab warisan sejarah yang sudah pernah digali sejak tahun 1986 ini sampai sekarang masih mangkrak.
Demikian yang disampaikan oleh salah satu penglingsir Pura sekaligus warga setempat, I Wayan Karja. “Ya, gimana lagi, kami sebagai warga berharap besar, agar penggalian ini segera dilakukan kembali, “ ucapnya. Seperti yang dijanjikan, sambung Karja, pihak penggali benda bersejarah yang ada di Bedulu, Blahbatuh bakal melakukan penggalian di tahun 2008 ini, namun sampai sekarang tak jelas, kapan bakal dilakukan. “Janji sih ada, namun realitanya belum ada, “ ungkapnya.
Hal senada juga disampaikan oleh Pemangku setempat, Mangku Wayan Lasia, menurutnya selama ini, pihaknya mengakui kalau Pemkab Gianyar merespon usulan dari warga soal rencana perbaikan jalan yang sempit menujut Pura Wasan yang merupakan warisan kerajaan di Abad ke -12 ini, namun sampai saat ini belum bisa dikerjakan. “Katanya, saya dengar-dengar menunggu anggaran tahun 2009, enggak tahu apa benar atau enggak, “ jelasnya. (Art)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3896 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2981 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2054 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2029 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1813 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun