Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 30 Oktober 2026
Penyebab Antrean Kendaraan di Pelabuhan Gilimanuk Capai 3 Kilometer
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Antrean Panjang di Jalur Denpasar Gilimanuk, tepatnya di Kelurahan Gilimanuk menuju pelabuhan, telah terjadi sejak Senin, 26 Juni 2023, sekitar pukul 17.00 WITA.
Hal ini disebabkan oleh gelombang besar dan angin kencang di Selat Bali. Selain itu, liburan panjang Hari Raya Idul Adha juga menjadi faktor penyebab kemacetan kendaraan yang ingin masuk ke pelabuhan, hingga mencapai lebih dari 3 kilometer.
Kemacetan tersebut masih terjadi hingga saat ini, Rabu (28/6/2023), terutama pada pagi hari. Kemacetan semakin parah karena kendaraan dari arah timur (Denpasar) saling mendahului, sehingga kendaraan yang datang dari arah barat (Gilimanuk) tidak dapat melintas.
Meskipun pihak Polres Jembrana telah melakukan pengaturan lalu lintas secara maksimal, volume kendaraan dari arah timur terus bertambah.
Kapolres Jembrana AKBP I Dewa Gde Juliana menyatakan bahwa antrean ini terjadi sejak Senin (26/6/2023) malam, karena meningkatnya volume kendaraan yang meninggalkan Bali menjelang libur Idul Adha.
Selain itu, kondisi dermaga di Ketapang dan Gilimanuk juga belum optimal karena adanya perbaikan dan faktor alam. Pada Selasa (27/6/2023) siang, terjadi pasang surut air laut yang menyebabkan kapal di dermaga LCM tidak dapat bersandar dan melakukan bongkar muat.
"Kemarin siang memang air surut cukup lama. Kemudian ada peningkatan menjelang Idul Adha, dan juga dipengaruhi dampak perbaikan 1 dermaga," terangnya.
Antrean kembali terjadi pada Selasa malam hingga Rabu pagi. Namun, upaya pemecahan arus telah dilakukan untuk mengatasi kemacetan.
"Anggota kami juga terus memantau di lapangan, terutama di ekor antrean, untuk mencegah adanya kendaraan yang mendahului. Selain itu, kami juga berkoordinasi dengan ASDP untuk mengoptimalkan parkir di dalam pelabuhan. Hingga saat ini, arus lalu lintas mulai kembali normal," jelasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6005 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4692 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2663 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2329 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2241 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan