Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Penyu Lekang Ditemukan di Irigasi Keramas, Dievakuasi ke Penangkaran
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Warga Banjar Gelgel, Desa Keramas, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, dikejutkan dengan penemuan seekor penyu jenis Lekang di aliran irigasi Subak Umadewa, Jalan Kurusetra, Senin (15/6/2026) pagi.
Satwa yang dilindungi tersebut ditemukan berada di luar habitat alaminya dan langsung dievakuasi oleh petugas kepolisian untuk memastikan keselamatan serta penanganan lebih lanjut.
Penemuan penyu bermula ketika seorang warga, I Wayan Eka, hendak mandi sekitar pukul 06.00 Wita. Saat itu, ia melihat seekor penyu berada di dalam telabah atau aliran irigasi.
Menyadari keberadaan satwa tersebut tidak lazim, I Wayan Eka segera melaporkan temuannya kepada Bendesa Adat Keramas, I Ketut Puja Waisnawa, yang kemudian meneruskan laporan tersebut ke Polsek Blahbatuh.
Menerima laporan tersebut, piket fungsi Polsek Blahbatuh yang dipimpin Pawas Ipda I Nyoman Balik Suparta bersama personel Sat Polairud Polres Gianyar yang dipimpin Kasat Polairud AKP I Gede Budarasa langsung mendatangi lokasi.
Setelah melakukan pengecekan dan pengamanan, penyu jenis Lekang tersebut dievakuasi menuju Penangkaran Penyu Saba Asri untuk mendapatkan perawatan dan penanganan lebih lanjut oleh para relawan konservasi.
Selain melakukan evakuasi, petugas juga melaksanakan olah tempat kejadian, meminta keterangan saksi-saksi, serta berkoordinasi dengan instansi terkait.
Berdasarkan informasi awal, tidak diketahui adanya warga sekitar yang memelihara satwa langka tersebut sehingga diduga penyu berasal dari luar wilayah setempat.
Saat ini, penanganan lebih lanjut dilakukan oleh Sat Polairud Polres Gianyar dengan berkoordinasi bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam Provinsi Bali dan Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia guna memastikan kondisi satwa serta menentukan langkah konservasi yang tepat.
Seizin Kapolres Gianyar AKBP Chandra C. Kesuma, Kapolsek Blahbatuh Kompol Luh Putu Sri Sumartini mengatakan sinergi antara masyarakat dan aparat sangat penting dalam upaya pelestarian satwa yang dilindungi.
“Kami mengapresiasi kepedulian masyarakat yang segera melaporkan penemuan penyu tersebut. Respon cepat yang dilakukan merupakan bentuk komitmen Polri dalam menjaga kelestarian lingkungan dan satwa liar. Kami mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan satwa yang dilindungi agar dapat ditangani dengan tepat dan aman,” terang Kapolsek Blahbatuh.
Penemuan penyu Lekang di aliran irigasi ini menjadi pengingat pentingnya peran masyarakat dalam menjaga dan melindungi satwa liar yang dilindungi, terutama ketika ditemukan berada di luar habitat alaminya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3880 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2487 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2014 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1942 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1795 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun