Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 4 November 2026
Perbekel Termuda dari Desa Batuan Persunting Bidan
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Perbekel atau Kepala Desa termuda di Kabupaten Gianyar, Ari Anggara, melangsungkan acara pernikahan pada Rabu (12/1).
Perbekel Desa Batuan, Kecamatan Sukawati lepas lajang di usia 31 tahun. Ari menikahi Kadek Dewi Sunastrini, 31 yang merupakan Bidan di Puskesmas Pembantu Desa Buruan. Istrinya merupakan teman SD, teman SMP dan satu banjar, yakni Banjar Puaya, Desa Batuan.
Keputusan untuk menikah dipersiapkan secara matang, baik dari segi finansial hingga kesiapan mental. “Saya memang punya rencana nikah usia 30-an,” ujar Ari usai acara pernikahan, Kamis (13/1).
Sebetulnya, rencana menikah pada Desember 2021. Namun karena tidak mendapat hari baik pada bulan Desember lalu, jadi acaranya mundur menjadi Rabu, 12 Januari 2022.
Ari juga telah memberitahu istrinya untuk menyiapkan diri setelah menikah. Sebab, sang istri Kadek Dewi begitu menikah, menjabat sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Desa Batuan.
“Jadi sebelum memutuskan menikah saya sudah minta sama istri supaya pelan-pelan belajar mendampingi saya di desa untuk mengurus PKK Desa Batuan,” ujar lulusan S2 Universitas Gajah Mada (UGM) itu.
Meski rumah pasangan itu cukup dekat. Ternyata tidak banyak yang mengetahui hubungan pacaran mereka. Mereka sudah 8 tahun pacaran. Bahkan ayahnya sendiri, I Made Murkha tidak tahu kalau Ari punya pacar.
“Bapak baru tahu saya punya pacar, pas saya bilang mau menikah,” ujar Ari.
Termasuk mertuanya, Ketut Nastra Adnyana dan Ni Ketut Sudarsi juga baru tahu jika Ari pacaran dengan putri mereka. “Jadi baru sejak 6 bulan terakhir, saya nganggur ke rumahnya,” tutup dia.
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 584 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 458 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan