Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 21 Agustus 2026
Perempuan Ini Membuat Perhiasan dari Abu Orang Meninggal
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Seorang perempuan menemukan cara unik dan kreatif melalui bisnis aksesoris miliknya, untuk membantu mereka yang kehilangan orang mereka cintai.
Perempuan bernama Meg tersebut bisa membuat perhiasan atau segala jenis aksesoris dari abu seseorang yang telah tiada.
Tentu, saat menjalani bisnis aksesoris bernama Tree of Hope itu, Meg kerap menemukan kisah mengharukan dari para kliennya. Salah satunya adalah yang ia bagikan lewat sebuah video di TikTok.
Melalui akun @treeofhopecreations, Meg terlihat mengeluarkan abu mendiang ayah kliennya.
Dia menulis, "Alyssa selalu bermimpi ayahnya dapat mengantarnya ke pelaminan di hari besarnya. Sayangnya, dia secara tragis kehilangan lelaki tersebut sebelum dia bisa mengatakan 'saya bersedia'."
Untuk alasan inilah, Alyssa meminta Meg untuk dibuatkan cincin menggunakan abu ayahnya.
"Sekarang ayahnya tidak hanya akan menjadi bagian dari hari besarnya tetapi juga bisa mengantarnya ke pelaminan," ujarnya.
Ibu tiga anak itu, lantas terlihat memasukkan abu ke dalam sebuah wadah kecil dan mencampurnya dengan pewarna berwarna biru. Dia kemudian menambahkan resin ke abu untuk membuat batu kecil.
Untuk membuat cincin, dia menekan batu itu ke sebuah gelang perak dan dengan bangga memamerkan karyanya.
Alyssa, yang melihat video itu pun menulis di bagian komentar, "Itu milik saya. Saya memakai cincin saya setiap hari sejak itu. Ayah saya akan selamanya berjalan bersama saya dalam hidup."
Meg telah membagikan banyak video di mana dia membuat cincin, kalung, dan bahkan patung-patung kecil dengan abu orang-orang terkasih yang sudah meninggal.
Bahkan ia juga menciptakan sesuatu yang menakjubkan bagi orangtua yang telah mengalami keguguran atau kehilangan anak mereka, yakni membuat beragam aksesoris dengan ASI mereka yang masih diproduksi selepas mereka mengalami kehilangan.
Meg terus mendapatkan pujian di media sosialnya atas karyanya yang penuh kasih dan reaksi emosional terhadap setiap karya yang ia ciptakan.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4607 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2412 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2065 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1667 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1108 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun