Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 10 Agustus 2026
Perusakan di Pura Goa Raja Besakih oleh WNA, PHDI Mengecam, Pengelola Belum Merespons
beritabali/ist/Perusakan di Pura Goa Raja Besakih oleh WNA, PHDI Mengecam, Pengelola Belum Merespons.
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
PHDI Karangasem mengecam aksi perusakan yang dilakukan oleh Warga Negara Asing (WNA) asal Korea terhadap sejumlah atribut pelinggih di Pura Goa Raja Besakih, Kecamatan Rendang, Karangasem pada Senin (7/8/2023) sore.
Ketua PHDI Karangasem, Ni Nengah Rustini menyatakan bahwa pihaknya sangat tidak menerima dengan adanya aksi perusakan atau pelecehan simbol atau perusakan pengangge di Pelinggih tempat suci yang notabene sangat disucikan dan dilestarikan oleh umat hindu di Bali.
"Harapan kami hendaknya yang berwenang di bidang itu tegas menjaga kesucian pura," kata Rustini saat dihubungi, Selasa (8/8/2023).
Ia juga berharap, ada semacam batas pada areal Pura sehingga bisa tertata dengan jelas sampai dimana batas - batas yang bisa dimasuki oleh wisatawan sehingga Pura yang disucikan tetap suci dan lestari sesuai adat dan budaya Bali.
Sementara itu, dikonfirmasi terkait dengan adanya perusakan yang dilakukan oleh WNA tersebut, Bendesa Adat Besakih, Jero Mangku Widiarta belum memberikan pernyataannya.
Begitu pula dengan Kepala Badan Pengelola Fasilitas Kawasan Suci Pura Agung Besakih, I Gusti Lanang Muliarta saat dihubungi via whatsapp terkait pengawasan mengingat WNA tersebut datang seorang diri ke Pura Goa Raja hingga melakukan perusakan juga belum memberikan pernyataannya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4451 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2196 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1560 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1009 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 947 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun