Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Pohon Tumbang di Melaya, Jalur Gilimanuk–Denpasar Sempat Lumpuh
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Sebuah pohon trembesi dan mahoni tumbang di kawasan timur showroom Toyota Banjar Kelatakan, Desa Melaya, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, Jumat (27/3/2026) pagi. Kejadian ini sempat menyebabkan arus lalu lintas di jalur utama Gilimanuk–Denpasar macet total.
Kapolsek Melaya, I Ketut Suladana menjelaskan peristiwa terjadi sekitar pukul 06.00 WITA. Pohon yang berada di pinggir hutan Banjar Kelatakan tersebut tumbang akibat kondisi tanah yang gembur setelah diguyur hujan dengan intensitas tinggi pada malam sebelumnya.
“Tanah tidak mampu menahan akar pohon sehingga menyebabkan pohon Trembesi dan Mahoni tumbang menutupi badan jalan. Kondisi ini sempat menghambat arus lalu lintas dari dua arah,” ujar Kapolsek.
Proses penanganan dilakukan dengan cepat oleh personel UKL 2 Polsek Melaya yang dipimpin Pawas IPDA I Wayan Arinata. Evakuasi juga melibatkan anggota Batalyon C Pelopor Sat Brimobda Bali, BPBD Jembrana, Kasi Trantib, serta warga Banjar Kelatakan.
Setelah kurang lebih satu jam proses evakuasi, batang pohon berhasil disingkirkan dari badan jalan sehingga arus lalu lintas dapat kembali normal.
Pada pukul 07.30 WITA, jalur utama Gilimanuk–Denpasar sudah bisa dilalui kendaraan dari kedua arah tanpa hambatan.
“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, dan jalan sudah bisa dilalui normal,” kata Kompol Suladana.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3881 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2500 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2014 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1943 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1795 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun