Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 13 September 2026
Polisi Tetapkan Dua Tersangka Kasus Pengeroyokan di Kaba-Kaba, Satu DPO
BERITABALI.COM, TABANAN.
Penyidik Polres Tabanan menetapkan dua tersangka pengeroyokan dengan menggunakan senjata tajam di proyek pembangunan vila Banjar Tegal Kepuh, Desa Kaba Kaba, Kecamatan Kediri.
Mereka adalah Andreas Bengo Ole alias Andika, 33 tahun dan Gedion Lendu alias Dion, 27 tahun yang sama-sama berasal dari Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur.
Sedangkan satu orang lainnya yang sempat diamankan, yakni Anis, dikenakan wajib lapor. Hal ini karena dari hasil hasil pemeriksaan sementara, anis belum terbukti terlibat dalam pengeroyokan yang terjadi pada Jumat, 8 September 2023.
Kasat Reskrim Polres Tabanan AKP Arung Wiratama menjelaskan, perkara ini masih dalam pengembangan penyidikan. Terhadap satu terduga pelaku masih kurang bukti sehingga penyidik belum menetapkannya sebagai tersangka.
“Dari pengakuan Anis, saat kejadian ia tidak berada di lokasi. selain Anis, penyidik menetapkan satu orang terduga pelaku ke dalam DPO (daftar pencarian orang), yakni Okta,” ujarnya.
Pada kasus ini,para tersangka dijerat Pasal 170 Ayat (2) ke-2 KUHP tentang pengeroyokan dengan terancam hukuman sembilan tahun penjara.
Sebelumnya, korban Didik Haryono dikeroyok sejumlah orang menggunakan senjata tajam di area Banjar Tegal Kepuh, Desa Kaba Kaba, Jumat (8/9).
Buruh proyek asal Kabupaten Sampang, Pulau Madura, Jawa Timur, itu dikeroyok sekitar Pukul 21.00 WITA di lokasi pembangunan salah satu vila hingga mengalami luka parah di sekujur tubuhnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3338 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 793 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan