Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Polusi Udara Parah, Pakistan Tutup Sekolah-Operasional Toko Dibatasi
beritabali.com/cnnindonesia.com/Polusi Udara Parah, Pakistan Tutup Sekolah-Operasional Toko Dibatasi
BERITABALI.COM, DUNIA.
Pemerintah Provinsi Punjab, Pakistan, menghentikan kegiatan belajar mengajar hingga membatasi jam operasional pertokoan gara-gara polusi udara parah.
Dilansir dari Reuters, pemerintah Punjab pada Senin (11/11) melarang sebagian besar kegiatan luar ruangan (outdoor) dan memerintahkan toko-toko hingga mal di berbagai distrik untuk tutup lebih cepat yakni maksimal pukul 20.00 waktu setempat.
"Penyebaran penyakit konjungtivitis/mata merah akibat infeksi bakteri atau virus, asap, debu, maupun paparan bahan kimia merupakan ancaman serius dan langsung terhadap kesehatan masyarakat," demikian pernyataan pemerintah Punjab, seperti dikutip Reuters.
Sejumlah distrik di Punjab belakangan ini mencatat peningkatan pasien yang mengidap penyakit pernapasan, iritasi mata dan tenggorokan, serta mata merah. Beberapa wilayah tersebut antara lain Lahore, Multan, Faisalabad, dan Gujranwala.
Berdasarkan catatan situs penilai kualitas udara, IQAir, Lahore menjadi kota paling berpolusi di dunia dengan skor indeks sebesar 600. Menurut IQAir, kualitas udara dianggap baik jika mencapai skor indeks 0-50.
Seiring dengan kondisi dan peningkatan penyakit terkait polusi, pemerintah Punjab pun melarang kegiatan-kegiatan di luar ruangan seperti acara olahraga, pameran, festival, hingga acara makan malam di luar.
Meski begitu, upacara keagamaan "yang tak bisa dihindari" dikecualikan dari aturan ini.
Selain itu, gerai-gerai darurat seperti apotek, pom bensin, toko susu, toko buah, dan pasar juga tak dibatasi jam operasionalnya.
Sebelum ini, pemerintah Punjab sudah menutup lebih dulu kegiatan belajar mengajar di sekolah-sekolah serta tempat wisata terbuka seperti taman dan kebun binatang.
Penutupan dan pembatasan ini akan berlaku selama sepekan mulai Senin hingga 17 November mendatang. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5870 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4612 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2580 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2224 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2203 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan