Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 31 Oktober 2026
Potensi Seni Lukis di Jembrana Belum Dioptimalkan
jembrana
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Potensi seni lukis di Jembrana ternyata belum dioptimalkan oleh pemerintah setempat. Padahal di Kabupaten Jembrana banyak terdapat bibit-bibit pelukis handal yang hasilnya tidak kalah dengan pelukis di daerah lainnya.
Perkembangan seni lukis di kabupaten jembrana terlihat tidak begitu bergairah. Padahal hasil seni lukis bisA mengangkat perekonomian. Di Jembrana sendiri sebenarnya banyak terdapat pelukis-pelukis handal yang hasilnya mampu bersaing dengan daerah lain, seperti daerah Ubud dan Gianyar. Hanya saja potensi tersebut belum bisa dioptimalkan oleh Pemerintah Jembrana.
Seperti seorang pelukis asal Banjar Kaleran, Desa Yeh Embang, Kecamatan Mendoyo, I Ketut Astina. Putra daerah asli Jembrana ini hasil karyanya mampu bersaing di pasaran. Malah lukisannya sudah mampu menembus ke pasar dunia seperti Eropa.
Ketut Astina mengatakan, sebenarnya peminat seni lukis di Jembrana sangat banyak, bahkan dari sekolah dasarpun telah diperkenalkan.
”Sebenarnya potensi seni lukis di Jembrana cukup banyak, namun potensi tersebut belum dioptimalkan oleh pemerintah,”katanya.
Astina menambahkan, jika pemerintah Jembrana mau menggarap potensi tersebut, dia yakin perkembangan seni lukis Jembrana akan mampu bersaing dengan daerah lain. Diharapakan pemerintah tidak memandang sebelah mata seni lukis yang ada di Kabupaten Jembrana.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6041 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4707 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2672 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2366 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2253 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan