Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 15 September 2026
PPLH Bali : Sistem Drainase Denpasar Semrawut
Beritabali.com, Sanur
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pusat Pendidikan Lingkungan Hidup (PPLH) Bali menilai sistem drainase Kota Denpasar semrawut. PPLH merekomendasikan kepada pemerintah Kota Denpasar untuk segera melakukan penataan ulang terhadap sistem drainase kota.
PPLH Bali menilai sistem drainase kota Denpasar yang semrawut merupakan salah satu penyebab terjadinya genangan air serta banjir di wilayah kota Denpasar.
Direktur PPLH Bali Catur Yudha Haryani pada keteranganya di Sanur (15/1) mengungkapkan, sistem drainase yang ada di wilayah kota Denpasar saat ini sudah tidak mampu lagi menampung aliran air hujan.
Drainase telah mengalami pendangkalan. Selain itu system drainase yang ada juga tidak memiliki arah aliran air buangan yang jelas sehingga berpotensi menimbulkan banjir akibat luapan air.
“Arah aliran airnya sendiri mulai tidak jelas, kemudian diperparah dengan tumpukan sampah sehingga pas musim hujan banjir tidak dapat terelakkan,” kata catur Yudha Haryani.
Haryani juga merekomendasikan kepada pemerintah kota Denpasar untuk meninjau ulang program trotoarisasi. Mengingat selama ini system trotoarisasi yang dikembangkan tidak dilengkapi dengan system pembuangan air yang memadai.
Akibatnya, saat musim hujan ruang-ruas jalan di sepanjang kota selalu tergenang air hujan.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5280 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3435 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2231 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 951 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan