Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 4 November 2026
Pria di Gianyar Sempat Cekcok Sebelum Bunuh Selingkuhan Istri
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Sebelum membunuh pada Senin malam (24/1) pelaku I NW, 36, sempat cekcok mulut dengan korban Jupriadi, 36, teman dekat istrinya.
Termasuk cekcok mulut dengan istrinya, KS, 29. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian berdarah berlangsung di konter HP milik KS di Jalan Pasekan No 16, Banjar Kapal, Desa Batubulan, Kecamatan Sukawati.
Sebelum membunuh Jupriadi, pelaku yang sudah membawa sabit sempat bertanya ke Jupriadi. “Bangsat kamu, nyelingkuhi istri saya,” teriak pelaku Wanta sebelum membunuh.
Usai mengumpat, kemudian pelaku menyabet korban Jupribadi sebanyak dua kali. Kemudian istri pelaku keluar dari dalam counter HP dan mendekati pelaku lalu bertanya ada apa ini pa? Yang dijawab oleh pelaku “Nyai selingkuh biin, ngaku sing, lamen sing ngaku lakar matiang (Kamu selingkuh lagi, ngaku tidak, kalau tidak mengaku saya akan bunuh kamu)”.
Saat itu juga pelaku langsung mengambil pisau kecil yang disimpan di saku celana sebelah kanan dengan tangan kanan kemudian secara membabi buta. Langsung melakukan penusukan berulang kali kearah tubuh istrinya.
Pelaku yang kalap kemudian dilerai dan ditenangkan oleh saksi yang ada di sekitar TKP. Sedangkan sang istri yang mengalami puluhan luka tusuk langsung dilarikan ke RS Premagana.
Kapolsek Sukawati, Kompol Made Ariawan P, membenarkan kejadian itu. “Pelaku nekat melakukan penganiayaan tersebut diduga karena pelaku merasa sakit hati terhadap korban Jupriyadi yang diduga telah selingkuh dengan istri pelaku. Hal tersebut diketahui melalui rekaman percakapan antara korban KS dan korban Jupriyadi,” tutup dia.
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 585 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 458 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan