Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 13 September 2026
Pria Mencuri Celana Dalam Wanita di Sesetan, Ngaku untuk Dijual
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Ada-ada saja tingkah pria yang satu ini, sebut saja RO (42), mencuri kolor atau celana dalam wanita saat dijemur di halaman kos di Jalan Palapa XI, Gang Kasanemo, Kelurahan Sesetan, Denpasar Selatan.
Aksi maling asal Desa Lareh Nan Panjang, Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar) ini viral di media sosial. Diduga kuat pria ini mencuri celana dalam wanita untuk memenuhi kebutuhan biologisnya.
Menurut Kapolsek Denpasar Selatan AKP Adi Apriyoga, tersangka RO ketahuan sedang mencuri celana dalam wanita di jemuran di lokasi kejadian pada Rabu 28 Mei 2025 sekira pukul 04.00 dini hari.
Hal ini dilihat oleh para penghuni kos dan melaporkanya ke korban, inisial SN (53). Pelaku diketahui mengambil dua celana dalam dan dua baju dalam (tanktop). Sehingga SN mengalami kerugian Rp200 ribu.
"Korban tiba-tiba dipanggil-panggil oleh tetangga kos dan diberitahu ada seorang laki-laki tak dikenal masuk kos dan mengambil pakaian dalam yang dijemur," ujar AKP Sukadi.
Warga yang mengetahui kejadian ini lantas meringkus pelaku dan melaporkannya ke Polsek Denpasar Selatan. Polisi datang dan mengamankan pelaku untuk menjalani pemeriksaan.
Namun, pelaku RO membantah mencuri celana dalam untuk memenuhi kebutuhan biologisnya. Katanya, celana dalam itu untuk dijual dan uangnya untuk kebutuhan sehari-hari. Atas perbuatannya, RO terancam pidana penjara paling lama 5 tahun.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/spy
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3337 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 793 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan