Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 4 Agustus 2026
Proyek Drainase di Pengambengan Senilai Rp3 Miliar Hampir Rampung
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Pengerjaan proyek saluran air untuk penanggulangan banjir di Desa Pengambengan, Kecamatan Negara, Jembrana sudah hampir rampung.
Terpantau di lokasi proyek drainase pemasangan U-ditch sudah terpasang. Diharapkan drainase ini bisa mengatasi banjir yang hampir menjadi langganan saat musim penghujan. Sejumlah warga terutama yang rumahnya selalu terdampak banjir sangat antusias menyambut pembuatan drainase ini.
"Selama ini masalah drainase. Hanya ada sedikit drainase dan kecil, sehingga ketika hujan deras, tumpahan air dari sawah sebelah utara desa tidak mengalir," ungkap salah satu warga.
Tentunya dengan adanya drainase yang cukup besar nantinya tidak terjadi banjir lagi.
Sementara Kepala Bidang Sumberdaya Air I Gede Sugianta saat dikonfirmasi mengatakan, pengerjaan drainase penanggulangan banjir di Desa Pengambengan sudah hampir rampung.
Baca juga:
Proyek Drainase Jalan Pantai Purnama Dibiarkan Menganga
"Pengerjaan drainase penanggulangan banjir masih ada sisa 14 hari kerja. Karena sebelumnya ada adendum pengerjaan, dari sebelumnya sekitar 1.147 meter, ada tambahan sekitar 50 meter. Sehingga totalnya sekitar 1,2 kilometer, serta penambahan tutup U-ditch sepanjang drainase menuju kolam labuh PPN Pengambengan," imbuhnya.
Diketahui, proyek drainase antisipasi banjir di Desa Pengambengan dianggarkan melalui APBD Jembrana sebesar Rp3 miliar yang dimulai sejak 18 Juli 2022 dengan pengerjaan selama 120 hari kalender.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 474 Kali
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 367 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 312 Kali
KPU Bali Temukan Ribuan Data Pemilih Belum Sinkron
Dibaca: 227 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun