Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 30 Oktober 2026
Proyek Taman Kota Dikeluhkan Dewan
BERITABALI.COM, TABANAN.
Proyek penataan taman kota Tabanan yang berada di timur Gedung Kesenian I Ketut Maria, Tabanan semakin tidak jelas.
Meski beberapa pengerjaan seperti jalan setapak telah rampung namun hingga kini suasana di proyek yang menggunakan anggaran APBD Tabanan tersebut sepi.
Tidak satupun pekerja yang melakukan aktivias pengerjaan proyek, sehingga proyek yang pengerjaannya sudah hampir enam bulan itu mangkrak.
Mangkraknya proyek taman kota ini dikeluhkan oleh anggota DPRD Tabanan IB Kade Adyana Suryawan. Ia yang duduk sebagai anggota F-Demokrat ini meyayangkan mangkraknya proyek di bekas lokasi rumah jabatan beberapa pejabat teras Tabanan itu.
Semestinya proyek yang ada di jantung kota Tabanan harus segera dirampungkan. Malu dong proyek ini mangkrak dan menjadi tontonan gratis masyarakat yang melintas di lokasi tersebut,kritiknya, Kamis (29/10).
Baca juga:
Tabanan Bentuk Satgas Penanganan PMK
Ia pun meminta, pemerintah daerah yang menangani proyek tersebut segera merampungkannya.
Dana pembangunan sebuah proyek kan sudah ada sebelum proyek ini dibangun, masak proyek dibangun sebelum ada dana, kan lucu,†katanya dengan nada tinggi.
Hal senada juga diungkapkan oleh Ketua Fraksi Golkar Ni Made Meliani. Selaku anggota dewan ia mengatakan sudah sewajarnya mempertanyakan penyelesaian proyek taman kota itu .
Sudah tidak jamannya lagi, sebuah proyek ditutup-tutupi pengerjaanya, apalagi proyek yang ada di depan mata,†jelasnya dengan nada tinggi.
Ia pun meminta pihak yang menangani proyek taman kota segera mengerjakan dan merampungkannya.
Tanpa mengecilkan besar kecilnya sebuah proyek, saya nilai proyek taman kota adalah proyek yang tidak besar, tapi saya heran kok bisa mangkrak, dimana masalahnya,†katanya setengah bertanya.
Sementara itu pantauan di lokasi, proyek tersebut baru berjalan kurang lebih 50 persen. Tampak pembatas jalan, trotoar dan sejumlah tamanan perindang seperti kelapa, dan pohoh kamboja mulai ditanami.
Sedangkan ditengah-tengah lahan seluas kurang lebih 1 hektar itu masih tidak karuan alias amburadul.
Reporter: bbn/nod
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6005 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4687 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2663 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2328 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2241 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan