Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
Puluhan Pasien Gagal Ginjal Datangi Gedung DPRD
BERITABALI.COM, BULELENG.
25 orang pasien gagal ginjal mengeluhkan pemberlakuan SK Bupati. Akibat pemberlakuan SK tersebut, mereka mengaku tidak mendapat pelayanan gratis lagi ketika menjalani pengobatan cuci darah ke rumah sakit umum daerah. Padahal, mereka harus menjalani cuci darah seminggu dua kali dengan biaya 700 ribu rupiah sekali cuci darah.
“Ada keputusan dari bapak Bupati, SKTM sesuai SK Bupati tidak berlaku lagi dan dianggap pasien umum, sehingga kita mendatangi DPRD untuk meminta keputusan itu dicabut lagi atau direkomendasi khusus terhadap warga yang menjalani cuci darah (gagal ginjal,red) dan tidak mampu,” ungkap Made Sutawan, salah satu pasien gagal ginjal.
Akibat tidak kuat menanggung biaya, mereka meminta kepada Bupati Buleleng agar memberikan perlakuan khusus terhadap mereka. Karena dengan pemberlakuan SK itu, mereka tidak mampu menanggung biaya cuci darah.
“700 ribu tiap satu kali cuci darah, kita tidak mampu sebagai rakyat kecil karena tiga hari sekali harus cuci garis, kita tidak mampu, kalau bisa pak Bupati bisa membuat kebijakan khusus kepada pasien gagal ginjal seperti kita,” ujar sejumlah pasien gagal ginjal lainnya.
Bupati Buleleng, Putu Bagiada saat dikonfirmasi usai Sidang Paripurna mengatakan, permintaan puluhan pasien gagal ginjal itu tidak bisa dikabulkan. Lantaran, bupati hanya menjalankan ketentuan yang sudah diputuskan dari pusat.
Reporter: bbn/sas
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5980 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4673 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2650 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2307 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2233 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan