Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 23 Agustus 2026
Puluhan Rumah Rusak Diterjang Angin Puting Beliung
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Angin kencang atau puting beliung menerjang Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Kamis (25/11/2021). Persisnya di Desa Purisemanding, Kecamatan Plandaan.
Akibat bencana alam itu, sebanyak 25 rumah rusak. Kemudian, seorang warga dilaporkan terluka akibat tertimpa reruntuhan.
Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jombang, Syamsul Bahri mengatakan, kerusakan puluhan rumah warga akibat puting beliung itu didominasi bagian atap bangunan.
“Rumah yang rusak rata-rata bagian atapnya. Kemudian Musala Darus Salam di Dusun Puri A, Desa Purisemanding juga rusak,” ujarnya.
Ia melanjutkan, seorang warga bernama Samiyanto (42) mengalami luka ringan pada jari tangan kiri dan sudah mendapatkan perawatan medis di RSUD Ploso Jombang.
“Tidak ada korban jiwa dalam bencana ini,” sambung dia.
Diberitakan sebelumnya, hujan deras disertai angin kencang melanda kawasan setempat, Kamis sore. Akibatnya, sejumlah rumah rusak. Atap rumah tersebut beterbangan dihempas angin kencang.
Selain itu, sejumlah pohon yang ada di tepi jalan desa juga tumbang terdampak angin. Saat kejadian, suasana cukup mencekam. Angin bergulung-gulung membentuk warma putih. Suaranya bergemuruh.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4628 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2430 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2083 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1683 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1124 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun