Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 30 Oktober 2026
Puting Beliung Robohkan Hektaran Kebun Siap Panen
Beritabali.com, Mendoyo
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Keganasan angin puting beliung yang terjadi Selasa (4/5) merobohkan ratusan pohon perkebunan warga Banjar Dauh Pangkung Jangu, Pohsanten, Mendoyo yang siap panen.
Sekitar enam hektar perkebunan milik warga di dusun tersebut dihempas angin kencang. Akibatnya warga diperkirakan mengalami kerugian hingga puluhan juta, lantaran pohon-pohon di kebunnya itu merupakan pohon produktif, seperti pohon manggis, durian dan cengkeh yang sudah siap dipanen.
Peristiwa terparah menimpa warga Tempek IV di Banjar Dauh Pangkung Jangu. Dari informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, awalnya terjadi hujan gerimis, disertai hembusan angin diselimuti awan hitam yang bergerak dari arah timur laut.
Saat itu sekitar Pk. 12.45 Wita, angin melaju ke arah selatan, tetapi tiba-tiba arahnya berbalik ke utara dengan sangat kencang dan bergemuruh. Seketika itu pula angin menghempaskan pohon-pohon perkebunan warga hingga bertumbangan.
Salah seorang warga, Gede Merta menuturkan, saat kejadian ia sedang berjalan menuju rumahnya, tiba-tiba mendengar suara gemuruh dan suara pohon roboh. Selain itu Merta juga melihat langsung sejumlah tenaga kerja yang sedang memanen berlari tunggang langgang menyelamatkan diri.
Selain menghancurkan perkebunan warga, angin puting beliung juga merobohkan pohon perkebunan Pecatu Graha milik Perusda Provinsi Bali. Merta menambahkan, angin puting beliung yang menimpa perkebunan warga tersebut, baru pertama kali terjadi di banjarnya.
Sebelumnya memang sering ada angin kencang, tetapi tidak sekeras ini, ujar Merta. Hempasan angin puting beliung terjadi begitu cepat dan merobohkan pohon-pohon perkebunan yang menjadi sumber kehidupan warga.
Sementara itu Perbekel Pohsanten Ketut Gama seusai kejadian, langsung melakukan pengecekan dan pendataan terhadap kerugian yang ditimbulkan dari bencana alam tersebut.
Beruntung angin tersebut, tidak menimpa rumah warga, ujar Gama. Ia berharap perhatian Pemkab Jembrana, setidaknya untuk mengganti pohon-pohon yang tumbang.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5998 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4679 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2658 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2319 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2235 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan