Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 18 Agustus 2026
Ribut di Ranjang, Suami Bacok Istrinya
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Apa yang dilakukan suami istri di Jember Jawa Timur ini tak patut ditiru. Gegara cekcok masalah baju, suami tega membacok istri sirinya sendiri.
Pelaku berinisial S (47), warga Dusun Sumberkokap Timur Desa Jambearum Kecamatan Sumberjambe Kabupaten Jember. Sementara istri berinisial SAP (49).
Polisi saat ini sudah membekuk S setelah SAP melaporkan kasus tersebut kemarin. Peristiwa ini terjadi pada Sabtu (11/09/2021) pukul 07.00 WIB.
"Memang pasangan suami-istri ber-status siri itu sering cekcok. Saat kejadian itu, mereka cekcok karena baju, sehingga saling dorong," kata Kepala Kepolisian Sektor Sumberjambe Istono. Akibat saling dorong ini, Sap jatuh di atas ranjang.
"Saat jatuh itu, si suami mengambil celurit di bawah tempat tidur. Celurit itu dilayangkan ke muka si istri," kata S. Wajah Sap pun terluka, Ada pendarahan pada bagian pelipis sebelah kiri.
Polisi meminta keterangan dari tiga orang saksi. "Begitu korban laporan ke polsek, langsung kami lakukan penangkapan," kata Istono.
Setelah ditangkap, S menyatakan penyesalannya dan khilaf. Menurut Istono, S beralasan sang istri sering bikin hatinya jengkel. S dijerat pasal 351 KUHP tentang penganiayaan.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4572 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2376 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2030 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1637 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1077 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun