Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 10 Juni 2026
Roboh, Rumah Diterjang Angin Kencang
Selasa, 12 Desember 2017,
16:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
Rumah I Nengah Winarta (35) di Banjar Asah Tegeh, Desa Karya Sari, Kecamatan Pupuan, Tabanan ambruk diterjang angin, Selasa (12/12/2017) pagi.
Akibatnya bangunan semi permanen yang terdiri dari kamar tidur dan dapur itu roboh. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, namun kerugian yang diderita korban mencapai Rp40 Juta.
Kasi Logistik dan Kedaruratan BPBD Tabanan, I Putu Trisna Widiatmika seizin Kepala BPBD Tabanan, I Gusti Ngurah Made Sucita menjelaskan, wilayah pupuan dilanda hujan dan angin kencang. Dan sekitar pukul 08.00 Wita bangunan semi permanen milik I Nengah Winarta roboh karena angin kecang.
Disamping itu karena kondisi bangunan semi permanen sehingga mudah ambruk bahkan sampai rata dengan tanah. "Bangunan itu terdiri dari tempat tidur dan dapur," ungkapnya.
Dikatakan, akibat peristiwa itu seluruh perabotan dan pakian pemilik Nengah Winarta hancur karena tertimbun reruntuhan. Begitu pula untuk keperluan logistik ikut tertimbun. "Buat sementara mereka sekeluarga akan tidur dibangunan miliknya yang ukuranya lebih kecil," jelasnya.
Trisna menuturkan saat ini BPBD dan Dinas Sosial Tabanan telah membantu keperluan logistik berupa beras, makanan, selimut serta keperluan perabotan rumah tangga. Mengingat pemilik dikategorikan keluarga kurang mampu. "Anggota saya sudah ke lapangan mengirim bantuan keperluan logistik dari BPBD dan Dinas Sosial," bebernya.
Diakui Trisna informasi rumah roboh itu dilaporkan pertama kali oleh seorang warga ke BPBD Tabanan. Kemudian ditindaklanjuti oleh 10 anggota TRC yang turun ke lapangan melakukan evakuasi bersama dengan warga. Evakuasi yang dimaksud menyingkirkan puing-puing bangunan dan menyelamatkan perabotan yang tidak pecah akibat tertimbun reruntuhan. "Setelah kami cek, untuk kerugian diperkirakan mencapai Rp 40 juta," terang Trisna. [nod/wrt]
Berita Premium
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026