Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 11 Agustus 2026
Rusia Giring Para Komandan Azov Ukraina ke Penjara Moskow
BERITABALI.COM, DUNIA.
Pasukan Rusia mengklaim menggiring sejumlah komandan Batalion Azov Ukraina ke penjara Ledfortovo, Moskow, Minggu (19/6).
"Saat ini sejumlah komandan Azov, yang berhasil ditangkap pada pertempuran di Mariupol, telah dibawa ke Lefortovo," ujar salah satu sumber kepada kantor berita Rusia, Tass.
Tass melaporkan sebelumnya, wakil komandan Azov, Svyatoslav Palamar, dan komandan Brigade Marinir Ke-36, Sergei Volynsky, yang menyerah di Mariupol telah dipindahkan ke Rusia untuk proses investigasi. Rusia menuduh pasukan Azov memiliki ideologi Neo-Nazi dan berusaha mnenghabisi para warga pro-Rusia di wilayah timur Ukriana, terutama Donbas.
Sebelumnya, Rusia mengklaim telah menangkap seribuan tentara Ukraina yang menyerah di Mariupol Mei lalu. Mereka juga sudah digiring ke Rusia.
Sumber dari kepolisian mengatakan bahwa sedikitnya 100 tentara ditangkap di pabrik baja Azovstal, Mariupol. Di antara yang ditangkap adalah para tentara asing yang kemungkinan ikut dibawa ke Moskow.
Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan sekitar 2.439 tentara Ukraina dan Batalion Azov menyerah pada 16 Mei setelah dikepung di pabrik Azovstal selama sekitar sebulan.
Pasukan Rusia kemudian mengklaim telah membersihkan pabrik tersebut dari elemen perlawanan Ukraina. Amnesty Internasional juga sebelumnya menyatakan bahwa para tentara Ukraina yang menyerah berstatus tawanan perang.
"[Oleh karena itu mereka] tak boleh mengalami segala bentuk penyiksaan atau perlakuan buruk," kata Amnesty Internasional di Twitter.
Palang Merah Internasional lalu mengumpulkan informasi mereka mulai dari nama, tanggal lahir, dan kerabat untuk bisa masuk daftar tawanan perang, demikian dikutip Associated Press pada Jumat (20/5).
Menurut catatan Rusia, lebih dari 1.700 tentara Ukraina yang berusaha mempertahankan pabrik baja Azovstal di Mariupol menyerah sejak awal pekan lalu. Beberapa dari mereka dibawa pasukan Rusia ke wilayah yang dikuasai kelompok separatis pro-Moskow, Donbas. Lainnya dirawat di rumah sakit.(sumber: cnnindonesia.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4472 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2266 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1570 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1412 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1019 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun