Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 10 Agustus 2026
Rusia Jebloskan 1.000 Serdadu Ukraina ke Kamp Penahanan
BERITABALI.COM, DUNIA.
Rusia mengklaim hampir 1.000 tentara Ukraina yang menyerah di pabrik baja Azovstal Mariupol sejak 16 Mei telah dikirim ke kamp penahanan praperadilan. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova, mengatakan total 959 tentara Ukraina, termasuk 51 di antaranya terluka, telah menyerah sejak Senin (16/5).
Zakharova juga mengonfirmasi bahwa tentara yang terluka telah mendapatkan perawatan di rumah sakit di Novoazovsk, Donetsk. Sementara itu, tentara lain dikirim ke kamp penahanan praperadilan di Olenivka, kota di dekat Donetsk.
Selain membicarakan nasib para tentara di Azovstal, Kementerian Pertahanan Rusia juga merilis video yang menunjukkan tentara Ukraina menerima perawatan di Novoazovsk.
Dalam video tersebut, sekelompok pria terlihat tidur di kasur dalam sebuah ruangan, dan dua orang berbicara singkat ke kamera.
Salah satu tentara mengatakan ia diperlakukan secara 'normal' dan tak mengalami tekanan psikologis, dikutip dari The Guardian.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyampaikan pihaknya sedang bernegosiasi dengan Rusia untuk mengevakuasi pasukan yang masih terjebak di pabrik Azovstal. Ukraina menuturkan mereka bakal menukar tahanan perang Rusia dengan tentara yang terluka.(sumber: cnnindonesia.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4463 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2231 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1561 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1013 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 949 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun