Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 13 Agustus 2026
Rusia Kembali Serang Kharkiv Ukraina, 6 Tewas 16 Luka
BERITABALI.COM, DUNIA.
Sedikitnya enam orang tewas dan 16 orang lainnya terluka akibat serangan Rusia ke Kharkiv Ukraina, Rabu (17/8). Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan akibat serangan itu sebuah blok apartemen hancur total.
Ia mengutuk serangan tersebut merupakan serangan keji yang tak memiliki pembenaran.
"Kami tidak akan memaafkan, kami akan membalas dendam", kata Zelensky di aplikasi Telegram seperti dikutip AFP, Kamis (18/8).
"Serangan itu memicu kebakaran di satu blok flat di Kota Timur Laut," kata Wali Kota Igor Terekhov di Telegram.
Igor Terekhov sebelumnya menyebutkan tiga orang tewas dan sepuluh terluka. Namun menurut Gubernur Regional Oleg Synegubov, jumlah korban meningkat.
"Sayangnya jumlah kematian dan cedera setelah pemboman itu meningkat: enam orang tewas dan 16 terluka," kata Synegubov di Telegram.
Kharkiv dikepung pada hari-hari pertama invasi pada bulan Februari. Namun pasukan Rusia belum mampu menguasai kota kedua Ukraina itu. Ratusan orang telah tewas di wilayah itu.
"Pada hari Senin (15/7) penembakan Rusia di kota itu menewaskan sedikitnya satu orang dan melukai enam lainnya," kata pejabat senior polisi Sergiy Bolvinov di Facebook.
Sebagian besar serangan Rusia sekarang difokuskan di selatan dan timur Ukraina.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4503 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2315 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1949 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1589 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1032 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun