Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 11 September 2026
Sabu-sabu dan Ekstasi Serbu Bali Jelang Nataru, Polda Perketat Pengawasan
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Direktorat Reserse Narkoba Polda Bali meningkatkan kewaspadaan dalam memerangi peredaran narkoba.
Langkah itu ditegaskan Direktur Resnarkoba Polda Bali Kombespol Radiant saat pemusnahan barang bukti narkoba di Mapolda Bali, Kamis 18 Desember 2025.
Kombespol Radiant menyebut, kasus narkotika di wilayah hukum Polda Bali cenderung meningkat setiap tahun, menandakan tingginya permintaan pasar, terutama menjelang momen tertentu seperti libur akhir tahun.
“Barang bukti yang kita musnahkan hari ini adalah kiriman dari luar negeri, yakni Thailand dan Malaysia. Barang bukti ini dipersiapkan untuk dipasarkan saat pergantian tahun. Oleh karena ini perketat pengawasan utamanya di daerah wisata. Para tersangka yang kita tangkap dari barang bukti ini semuanya WNI yang berperan sebagai pengedar,” pungkasnya.
Menjelang Nataru, Polda Bali akan meningkatkan pengawasan di wilayah rawan seperti Kuta, Canggu, Denpasar hingga Tabanan. Sekitar sepertiga personel Ditresnarkoba dikerahkan dan dibagi ke seluruh kabupaten/kota.
Jenis narkotika yang paling banyak beredar di Bali jelang Nataru didominasi ekstasi dan sabu. Harga sabu berkisar Rp1,5 juta–Rp2 juta per gram, sementara ekstasi masih menjadi primadona di kalangan pengguna domestik.
“Peminatnya mayoritas WNI. Untuk WNA, kasus yang sering kami temukan biasanya kokain, namun saat ini trennya sudah menurun karena pengawasan diperketat,” ungkap Radiant.
Meski tren peredaran narkoba masih tinggi, kenaikan jumlah barang bukti dan tersangka disebut hanya tipis dibandingkan tahun sebelumnya. Ditresnarkoba menilai langkah preemtif, preventif dan represif akan terus dikedepankan melalui penyuluhan, sosialisasi, dan penindakan tegas.
"Berbagai upaya telah dilakukan Polda Bali dalam memerangi narkoba, mulai dari langkah preemtif, preventif, hingga represif dalam hal penegakan hukum,” ungkapnya.
Selain meningkatkan operasi, Polda Bali mengajak masyarakat ikut berperan menjaga lingkungan dari peredaran gelap narkoba.
“Mari kita jadikan anak-anak dan generasi muda sebagai aset bangsa yang bebas dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Ini tanggung jawab kita bersama,” tandasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/spy
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3305 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 778 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 715 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman