Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Sampah Kiriman Cemari Pantai Lembeng, Demokrat Gianyar Turun Tangan
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Sampah kiriman yang terus menumpuk di kawasan pesisir Pantai Lembeng, Desa Ketewel, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, menjadi perhatian serius. Kondisi tersebut mendorong DPC Partai Demokrat Kabupaten Gianyar turun langsung melakukan pembersihan kawasan pantai.
Jajaran pengurus, kader, dan simpatisan Partai Demokrat menggelar aksi beach clean-up sekaligus melepas ratusan tukik ke laut lepas pada Jumat (7/8/2026). Kegiatan tersebut mengusung tema Gerakan Langit Biru Indonesia Asri.
Aksi lingkungan ini digelar dalam rangka memperingati HUT ke-25 Partai Demokrat sekaligus menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Bali I Made Mudarta bersama jajaran, Ketua DPC Partai Demokrat Gianyar Tjokorde Gede Putra Asmara Sukawati, serta Sekretaris DPC Partai Demokrat Gianyar Ida Bagus Gaga Adi Saputra.
Pantai Lembeng dipilih sebagai lokasi kegiatan karena berada di kawasan strategis yang berbatasan dengan wilayah Gianyar dan Kota Denpasar. Selain memiliki potensi wisata pesisir, kawasan tersebut juga menjadi lokasi pelaksanaan berbagai ritual keagamaan dan kegiatan adat masyarakat Bali.
Ketua DPC Partai Demokrat Gianyar, Tjokorde Gede Putra Asmara Sukawati, mengatakan persoalan sampah di Pantai Lembeng tidak hanya berasal dari aktivitas masyarakat sekitar. Arus laut turut membawa sampah dari luar kawasan dan kemudian menumpuk di pesisir.
"Pantai ini sebenarnya sudah sering dibersihkan. Tetapi sampah dari luar kawasan sering terbawa arus laut dan menumpuk di Pantai Lembeng. Karena itu, kami bersama para kader dan simpatisan ikut turun langsung memungut sampah," ujar Tjokorde Putra Asmara di sela-sela kegiatan.
Sejak pagi, peserta aksi menyusuri garis pantai untuk mengumpulkan berbagai jenis sampah, baik organik maupun anorganik. Sampah yang terkumpul tidak langsung dibawa ke tempat pembuangan, tetapi terlebih dahulu dilakukan pemilahan.
Proses tersebut dilakukan untuk memisahkan sampah residu dengan material yang masih memiliki potensi untuk didaur ulang. Setelah pemilahan selesai, sampah yang tidak dapat dimanfaatkan kemudian diangkut menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
Selain aksi bersih pantai, kegiatan juga diisi dengan pelepasan ratusan tukik ke laut. Pelepasan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kepedulian terhadap kelestarian ekosistem pesisir dan kehidupan biota laut.
Sekretaris DPC Partai Demokrat Gianyar, Ida Bagus Gaga Adi Saputra, mengatakan kegiatan tersebut tidak semata-mata ditujukan sebagai agenda seremonial. Menurutnya, menjaga lingkungan merupakan bagian dari penerapan nilai kearifan lokal Bali, khususnya konsep Tri Hita Karana.
"Menjaga lingkungan adalah bagian dari menjaga keseimbangan alam, manusia, dan Tuhan. Ini yang harus terus kita tanamkan dalam kehidupan masyarakat," tegas Ida Bagus Gaga Adi Saputra.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5944 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4656 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2631 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2284 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2223 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan