Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 16 Agustus 2026
Sandiaga Uno Berharap Penertiban Pengusaha Kecil Lebih Humanis
PPKM Darurat
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno ikut prihatin dengan kejadian penertiban yang menimpa para pedagang dan pengusaha kecil di masa PPKM Darurat.
Sebut saja seperti pemilik kedai kopi di Kota Tasikmalaya, Asep Lutfi Suparman maupun kedai kopi yang mennyegel sendiri usahaya karena kerap dikunjungi patroli Satpol PP yang meminta kedainya agar ditutup. Asep memilih dipenjara selama tiga hari ketimbang membayar denda Rp5 juta atas pelanggaran PPKM darurat.
Sandiaga Uno menegaskan negara harus hadir untuk menjamin keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia. Hal tersebut ia sampaikan dalam Weekly Press Briefing yang digelar secara virtual, Senin (19/7/2021) dikutip dari Liputan6.com.
Apa yang dialami Asep, kata Sandiaga, harus menjadi perhatian semua pihak. Termasuk di Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemparekraf) yang merupakan pemangku kebijakan untuk sektor ekonomi kreatif.
Menurut Sandi, inovasi, adaptasi dan kolaborasi harus segera dihadirkan kepada masyarakat. Melalui pelatihan dan pendampingan, Sandiaga berharap para pelaku ekonomi kreatif dapat tetap berusaha dengan tetap mematuhi ketentuan pemerintah.
"Untuk menghasilkan pendapatan di masa pandemi ini mungkin bisa menjual kopi menggunakan sistem digitalisasi melalui penjualan online atau membuat konten-konten yang kreatif. Mereka yang belum bisa melakukan itu bisa kita beri pelatihan agar usahanya bisa lebih baik lagi," tutur Sandiaga Uno.
Selain itu, Sandi juga meminta agar membangun kembali satu kepemimpinan yang dapat mengambil keputusan yang berpihak, tegas, dan kuat, tapi memberikan pencerahan. Ia juga berharap masyarakat mematuhi PPKM Darurat dengan langkah-langkah yang manusiawi.
Sandi menyarankan agar petugas yang menertibkan pengusaha kecil di bidang kuliner dengan membawa solusi atau bantuan. "Kalau mereka dilarang jualan kan mereka jadi tidak punya penghasilan. Kalau bisa saat melakukan pelarangan, petugas juga membawa bantuan, bisa berupa sembako, uang atau bantuan lainnya, itu kan lebih bagus," terangnya.
Sandi juga mengungkapkan telah bertemu dengan beberapa kepala daerah dan pihak Satpol PP, terutama di Jawa dan Bali agar patroli penertiban UMKM bisa lebih humanis. Ia mencontohkan penertiban yang dilakukan Kapolda Nusa Tenggara Barat (NTB) yang melakukan pendekatan humanis pada para pedagang keliling di sana.
"Saya salut dengan pak Iqbal Kapolda NTB, dia melakukan pendekatan yang sangat menusiawi. Dia berdialog dengan para pedagang, lalu memberi bantuan seperti sembako, obat atau uang, saya rasa ini bisa jadi contoh yang baik," ucapnya.
Melalui akun Instagram miliknya, Mohammad Iqbal memang sering membagikan video kegiatannya saat bertemu dengan beberapa pedagang keliling di masa PPKM Darurat. Dalam salah satu video, ia terlihat membeli seporsi bakso dari seorang perempuan pedagang keliling. Ia menyapa pedagang dengan ramah sambil menjelaskan ketentuan berjualan di masa PPKM Darurat. Iqbal bahkan meminta maaf kepada pedagang tersebut karena berjualan dibatasi hanya sampai pukul 8 malam.
Ia kemudian membayar seporsi bakso yang hanya Rp15 ribu dengan memberi uang Rp300 ribu, bahkan memberikan masker dan sembako pada pedagang tersebut. Dalam video lainnya, Iqbal juga melakukan hal yang sama pada beberapa pedagang di NTB.
"Kami di Kemenparekraf juga akan memberikan bantuan. Kami akan terus mempercepat kebijakan yang berpihak pada pelaku ekonomi kreatif dengan program-program pemulihan ekonomi nasional," terang Sandiaga Uno.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4545 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2353 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2006 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1611 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1051 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun