Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Satelit Seberat 1 Ton Bakal Hantam Bumi Hari Ini
paris
BERITABALI.COM, DUNIA.
Beritabali.com, Paris. Satelit seberat satu ton diprediksi bakal jatuh ke Bumi pada Minggu malam (10/11) atau Senin (11/11). Di mana lokasi jatuhnya dan seperti apa efek yang ditimbulkan?
European Space Agency (ESA) mengatakan satelit penelitian milik mereka dengan berat 1.100 kg, saat ini sudah meluncur dari ketinggian sekitar 100 mil dan menuju Bumi.
Meski telah diprediksi bakal menghantam Bumi pada Minggu malam atau Senin, para ilmuwan ESA tidak tahu persis dimana satelit tersebut akan mendarat.
Setelah mencapai jarak 50 mil di atas Bumi, satelit akan pecah dan terbakar di atmosfer. Namun, lusinan fragmen dengan total bobot 200 kilogram akan jatuh ke Bumi, meski mereka yakin tidak akan ada korban yang ditimbulkan.
"Kami berada dalam kontak dengan badan nasional perlindungan sipil di seluruh Eropa dan negara anggota ESA, sehingga mereka bisa mendapatkan semua informasi yang kami miliki yang juga mencakup informasi tentang keadaan darurat, berjaga-jaga jika bagian satelit tersebut jatuh pada wilayah berpenghuni," ujar Professor Heiner Klinkrad dari ESA, seperti dikutip SkyNews.
Satelit bernama GOCE tersebut diluncurkan pada 2009 untuk memetakan medan gravitasi di Bumi yang penting untuk memahami perubahan permukaan laut dan pola sirkulasi laut.
Satelit tersebut kehabisan bahan bakar pada bulan Oktober lalu sehingga harus mengakhiri misinya. [bbn/inilah.com]
Reporter: -
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5852 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4605 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2571 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2213 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2198 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan