Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Satelit Seberat 1 Ton Bakal Hantam Bumi Hari Ini
paris
BERITABALI.COM, DUNIA.
Beritabali.com, Paris. Satelit seberat satu ton diprediksi bakal jatuh ke Bumi pada Minggu malam (10/11) atau Senin (11/11). Di mana lokasi jatuhnya dan seperti apa efek yang ditimbulkan?
European Space Agency (ESA) mengatakan satelit penelitian milik mereka dengan berat 1.100 kg, saat ini sudah meluncur dari ketinggian sekitar 100 mil dan menuju Bumi.
Meski telah diprediksi bakal menghantam Bumi pada Minggu malam atau Senin, para ilmuwan ESA tidak tahu persis dimana satelit tersebut akan mendarat.
Setelah mencapai jarak 50 mil di atas Bumi, satelit akan pecah dan terbakar di atmosfer. Namun, lusinan fragmen dengan total bobot 200 kilogram akan jatuh ke Bumi, meski mereka yakin tidak akan ada korban yang ditimbulkan.
"Kami berada dalam kontak dengan badan nasional perlindungan sipil di seluruh Eropa dan negara anggota ESA, sehingga mereka bisa mendapatkan semua informasi yang kami miliki yang juga mencakup informasi tentang keadaan darurat, berjaga-jaga jika bagian satelit tersebut jatuh pada wilayah berpenghuni," ujar Professor Heiner Klinkrad dari ESA, seperti dikutip SkyNews.
Satelit bernama GOCE tersebut diluncurkan pada 2009 untuk memetakan medan gravitasi di Bumi yang penting untuk memahami perubahan permukaan laut dan pola sirkulasi laut.
Satelit tersebut kehabisan bahan bakar pada bulan Oktober lalu sehingga harus mengakhiri misinya. [bbn/inilah.com]
Reporter: -
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2937 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2014 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun