Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 11 Agustus 2026
Seorang Pria Dibunuh Tetangga, Saat Nongkrong Dekat Rumah
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Pihak kepolisian menyelidiki kasus pembunuhan terhadap korban bernama Akbar Saragih (24), yang diduga dilakukan oleh tetangganya sendiri berinisial RI (37) di Jalan Suasa Selatan, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan, Sumatra Utara.
"Anggota sedang mengejar pelaku. Kami berharap kepada keluarga agar memerintahkan pelaku untuk menyerahkan diri, sebelum kami melakukan tindakan tegas saat menangkapnya," kata Kapolsek Medan Labuhan Kompol Edy Safari seperti dilaporkan Antara, Senin (5/4/2021).
Peristiwa pembunuhan tersebut terjadi pada Minggu dini hari (4/4). Saat itu, korban sedang duduk di kawasan Jalan Suasa Selatan yang berlokasi tak jauh dari rumahnya.
Pelaku yang datang kemudian mengeluarkan pisau dan mencoba menikam korban. Korban yang menyadari aksi pelaku kemudian berusaha melarikan diri, namun korban terjatuh.
Saat itulah pelaku langsung menikam paha korban. Pelaku kemudian melarikan diri. Warga setempat yang melihat kejadian tersebut membawa korban ke klinik terdekat.
Pihak klinik kemudian merujuk korban ke Rumah Sakit Umum (RSU) Imelda untuk mendapatkan perawatan intensif. Namun saat mendapatkan perawatan, korban dinyatakan meninggal dunia.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4472 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2267 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1572 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1559 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1019 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun