Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 13 Agustus 2026
Setahun Mati, China Hidupkan Reaktor Nuklir Lagi
BERITABALI.COM, DUNIA.
Sebuah reaktor nuklir di Taishan provinsi Guangdong China hidup kembali. Ini terjadi setelah lebih dari setahun lalu fasilitas tersebut telah ditutup.
Sebelumnya pada bulan Juli 2021, bagian dari Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Taishan di provinsi Guangdong dimatikan. Ini terjadi setelah otoritas setempat menemukan adanya kerusakan kecil pada batang bahan bakar serta penumpukan radioaktif.
Di sana terdapat lebih dari 60 ribu batang bahan bakar. Sebelum penutupan, kementerian lingkungan dan regulator nuklir China mengatakan mengatakan kerusakan hanya berdampak pada kurang dari 0,01 persen.
Menurut mereka, kerusakan tersebut tidak bisa dihindarkan. Alasannya adalah banyak faktor termasuk manufaktur bahan bakar serta transportasi.
Setelah melakukan inspeksi dan pemeliharaan berbulan-bulan, akhirnya operator kembali menyambungkan reaktor yang rusak itu. Dalam pengajuan bursa, China General Nuclear Power Group (CGN) memastikan semuanya telah normal.
"Hasil pemantauan PLTN Taishan dan lingkungan sekitarnya normal," kata CGN, dikutip dari AFP, Rabu, dikutip Kamis (18/8/2022).
Baca juga:
Ledakan di Masjid Kabul, 3 Orang Tewas
Pembangkit listrik tersebut dioperasikan dengan hasil kerja sama dengan perusahaan nuklir Perancis, Framatome. Selain itu desainnya menggunakan European Pressurised Reactor (EPR) yang dikembangkan untuk meluncurkan tenaga nuklir di Eropa setelah kejadian Chernobyl tahun 1986.
Raksasa energi Perancis, EDF yang merupakan pemilik mayoritas dari Framatome sempat menyalahkan penumpukan gas radioaktif di Taishan. Yakni pada lapisan yang memburuk pada beberapa batang bahan bakar uranium.
EDF juga memastikan reaktor akan kembali beroperasi pada Senin mendatang. "Setelah penyelidikan mendalam otoritas keselamatan China memberikan persetujuan untuk memulai kembali reaktor EPR 1 di Taishan," jelas juru bicara perusahaan.(sumber: cnbcindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4503 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2315 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1949 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1589 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1032 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun