Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
Sikat Emas Majikan untuk Beli Pakaian Anak
Bualu
BERITABALI.COM, BADUNG.
Seretnya perekonomian dijaman sekarang, membuat para pembantu rumah tangga (PRT), nekad mencuri harta benda majikannya sendiri.
Itu dilakukan Mariana (27), PRT tinggal di rumah Ketut Alit Sudarjita (31) yang tinggal di Jalan Segara Geni Gang Cotek, Tanjung Benoa. PRT asal Sumba yang baru bekerja sebulan ini ditangkap menyusul hilangnya perhiasan emas milik korban.
Yang menarik, selama hilangnya perhiasan Ketut Sudarjita, Mariana terkesan tak bersalah. Dia tetap bekerja di rumah korban sebagaimana mestinya.
Tapi, sepandai-pandainya tupat melompat, akhirnya jatuh juga. Begitulah kira-kira yang pas dialamatkan kepada tersangka yang kini mendekam di sel tahanan Polsek Bualu.
Aparat kepolisian Polsek Bualu, 20 September lalu, menerima laporan kehilangan perhiasan emas milik Ketut Sudarjita.
Menurut korban, perhiasan emas miliknya, diketahui, hilang 9 September lalu, saat korban bekerja sebagai Guide di Kuta.
Perhiasan emas terdiri dari dua buah subang dan 1 kalung rantai emas bertatahkan berlian, hilang didalam lemari pakaian, di kamar pribadinya.
Menariknya, korban tidak curiga terhadap Mariana, PRT-nya yang baru bekerja selama sebulan. Sebab, PRT asal Sumba itu mengaku tidak mencuri.
“Tersangka tetap bekerja meski perhiasan emas korban hilang,â€tutur Kapolsek Bualu AKP I Made Suwirta, Minggu (05/10).
Polisi tetap tak percaya. Penyelidikan diawali dari kegiatan tersangka sehari-hari hingga mengarah kehidupan keluarganya.
Dari hasil penyelidikan, belum lama ini, tersangka mendadak membeli 2 pasang sandal anak-anak, 2 celana jeans anak-anak dan 2 kemeja anak-anak. Padahal, gaji pertamanya belum diterima dari korban
Walhasil, tersangka diinterogasi dan akhirnya mengaku sebagai pelakunya. Tersangka ditangkap tanggal 2 Oktober saat bekerja.
Tersangka mengaku mencuri perhiasan emas majikannya dan menjual ke sebuah toko di Jalan Siligita senilai Rp 2,7 juta. Nah, hasil penjualan, dibelikan pakaian untuk kebutuhan anaknya. Sementara sisanya, Rp 1 juta, diamankan aparat kepolisian guna dijadikan barang bukti. (Spy)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5985 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4673 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2650 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2307 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2233 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan