Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Sirkuit Mandalika Terima Lisensi Grade 2 dari FIA Akhir Januari
BERITABALI.COM, NTB.
Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo mengatakan Pertamina Mandalika International Street Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), bakal menerima lisensi Grade 2 dari Federation Internationale de I’Automobile (FIA) pada akhir Januari 2023.
Lisensi didapat setelah Timothy Schenken selaku Inspektur FIA telah melakukan inspeksi terhadap kondisi Sirkuit Internasional Mandalika pada Desember 2022 lalu.
"Atau paling lambat Februari 2023, Sirkuit Internasional Mandalika akan menerima lisensi Grade 2 dari FIA," kata pria yang akrab disapa Bamsoet itu dalam keterangan tertulis, Kamis (12/1).
Inspeksi Inspektur FIA terhadap kondisi Sirkuit Internasional Mandalika ditemani Wakil Ketua Umum Olahraga Mobil PP IMI Ananda Mikola serta jajaran dari Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) dan Mandalika Grand Prix Association (MGPA).
"Setelah mendapatkan Grade 2, Sirkuit Internasional Mandalika bisa menyelenggarakan berbagai kejuaraan internasional balap mobil seperti F2, Asia Le Mans Series, GT World Challenge, World Endurance Challenge, dan lain sebagainya," ujar Bamsoet yang menjabat sebagai ketua MPR itu menambahkan.
IMI, ITDC, dan MGPA saat ini terus mematangkan persiapan Indonesia untuk kembali menyelenggarakan dua ajang balap motor bergengsi di dunia yakni World Superbike 2023 pada 3-5 Maret dan MotoGP 2023 pada 13-15 Oktober.
Sebelumnya dua gelaran tersebut tidak hanya memberikan efek berganda pada sektor ekonomi yang besar, dalam penyelenggaraan World Superbike 2022 lalu yang dirangkai dengan seri balapan Idemitsu Asia Talent Cup (IATC), pebalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, berhasil menjuarai Race 1 dan Race 2 IATC.
Veda menjadi local hero, sehingga bendera dan lagu Indonesia Raya bisa dua kali berkumandang di Pertamina Mandalika International Street Circuit.
"Menurut Litbang Kompas, perputaran uang yang terjadi selama tiga hari penyelenggaraan World Superbike 2022 mencapai Rp24,38 miliar. Sedangkan secara keseluruhan, permintaan akhir terhadap barang dan jasa di seluruh sektor ekonomi lokal NTB pada saat sebelum dan sesudah World Superbike 2022 mencapai Rp177,59 miliar," kata Bambang.
"Pada saat penyelenggaraan MotoGP 2022, baik dari mulai tahapan persiapan hingga sesudah penyelenggaraan, perputaran uang di NTB menurut BPS mampu menembus Rp606,7 miliar," ujar Bamsoet.
Selain itu efek lainnya selama penyelenggaraan World Superbike 2022 dan MotoGP 2022, mampu menyerap 1.557 orang tenaga kerja yang bertugas sebagai marshall, crowd control, waste management, security, cleaning service, hospitality, ticketing dan lainnya. Serta menyerap 445 lebih pelaku UMKM yang berasal dari berbagai wilayah di NTB.
"Melihat kesuksesan World Superbike dan MotoGP, IMI bersama ITDC dan MGPA berkomitmen menghadirkan lebih banyak lagi event balap internasional di Pertamina Mandalika International Street Circuit, baik olahraga balap motor maupun olahraga balap mobil," katanya.
"Selain menggairahkan olahraga otomotif di Tanah Air serta meningkatkan publisitas dan country branding terhadap Indonesia, juga untuk memberikan kesejahteraan bagi masyarakat melalui multiplier effect economy yang dihasilkan," pungkas Bamsoet.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5923 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4645 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2612 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2269 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan