Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 3 Agustus 2026
Sirkuit MotoGP Mandalika Hanya Boleh Terisi 15 Persen Penonton
BERITABALI.COM, NTB.
Pembukaan World Superbike atau WSBK dan MotoGP di sirkuit Mandalika Indonesia nantinya hanya boleh dihadiri 15 persen penonton.
Salah satu pertimbangannya adalah Pandemi COVID-19 yang belum berakhir. Padahal seperti diketahui, sirkuit Mandalika yang akan menjadi tuan rumah ajang MotoGP dan World Superbike memiliki kapasitas hingga 188.000 ribu penonton.
Asosiasi Grand Prix Mandalika memperkirakan 20 sampai 30 ribu penonton atau sekitar 15 persen dari jumlah maksimum sirkuit memungkinkan untuk menggelar balapan tanpa kerumunan.
"Kami jelas ingin mengadakan acara yang aman untuk semua orang, dan ini menjadi dasar tujuan utama kami. Jika diizinkan untuk memiliki penonton di Mandalika, kami akan melihat persentase dari total kapasitas. Dan karena kami duduk di area terbuka yang sangat luas dan lingkungan terbuka, memiliki 20-30.000 penonton per hari berarti 15 persen dari kapasitas," kata Ricky Baheramsjah, CEO MGPA, dikutip dari Crash.
Ia menambahkan, mungkin jumlah ini sangat kecil, namun yang paling penting adalah belajar dari sirkuit lain yang sudah mengadakan event motorsport. Semua dapat digelar dan melakukan penyesuaian.
"Kami hanya tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan bagi penonton untuk datang dan menonton acara World Superbike dan MotoGP di Mandalika," terangnya.
Sementara itu, Direktur Strategi dan Komunikasi MGPA, Happy Harinto menambahkan, sangat sulit mengadakan balapan seperti ini di tengah pandemi, tetapi semua menunggu instruksi dari pemerintah apakah diperbolehkan dengan penonton atau tidak.
"Tapi yang jelas, kami dari MGPA sudah siap. Trek sudah selesai, dan fasilitas yang tersisa tinggal menunggu waktu saja," pungkas Happy Harinto.
Sumber: Suara.com
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 358 Kali
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 355 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 306 Kali
KPU Bali Temukan Ribuan Data Pemilih Belum Sinkron
Dibaca: 226 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun