Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 18 September 2026
Stigma Negatif Pengidap HIV-AIDS Masih Kuat
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Stigma negatif kepada para pengidap HIV/Aids masih kuat di masyarakat. Hal itu menyulitkan proses penyembuhan atau menyelamatkan mereka dari kematian. Menurut Dr Harianto dari SMF Pusdokkes Mabes Polri, mereka yang menjadi korban HIV/Aids kondisinya ibarat sudah jatuh tertimpa tangga. Selain harus kesakitan melawan penyakit mematikan itu, mereka dan keluarganya harus menanggung sanksi sosial cukup berat seperti dikucilkan.
"Dimana-mana pengidap HIV/Aids mengalami stigma negatif seperti itu. Ini harus segera diakhiri semua pihak harus mengambil peranan untuk menghapus stigma tersebut,"kata Harianto di sela pelatihan training of trainer program pencegahan penanggulangan HIV/Aids jajaran Polda Bali di Kuta, Selasa (27/3/2012).
Dicontohkan, perlakuan atau diskriminasi terhadap keluarga pengidap HIV, baik saat meninggal maupun dalam perawatan sangat berlebihan, seolah-olah penyakit mematikan tersebut bisa ditularkan dengan mudah. Padahal, virus tersebut tidak bisa ditularkan ke orang lain hanya karena salaman, berciuman pipi, bersenggolan atau aktivitas lainnya.
"Paling banyak virus ini menular lewat jarum suntik bergantian maupun hubungan seks tidak aman seperti berganti-ganti pasangan," jelasnya didampingi Media Relation Offiicer Komisi Penanggulangan Aids Provinsi (KPAP) Bali Juni Ambara dalam acara yang dihadiri 30 peserta. Akibat stigma negatif, lanjut dia, tidak hanya melemahkan semangat hidup korban namun juga keluarganya. Mereka harus menanggung malu apalagi jika kemudian pecandu berat obat terlarang seperti narkoba.
Diingatkan, jangan sampai stigma negatif itu terus berkembang karena itu tidak akan menyembuhkan bahkan membuat jiwa para pencandu itu terguncang. Jika mereka ditinggalkan atau dijauhi maka hal itu akan membuat upaya untuk kesembuhahan para penderita HIV akan semakin jauh dari harapan. Dari data yang dihimpunnya, penularan HIV didominasi lewat dua hal yakni jarum suntik dan hubungan seksual tidak aman dengan prosesntase masing-masing 49 persen 51 persen.
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5565 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3487 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2345 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan