Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 11 Agustus 2026
Sungai Yeh Banges Kembali Meluap, Warga Seraya Pertanyakan Rencana Pembangunan Jembatan
beritabali/ist/Sungai Yeh Banges Kembali Meluap, Warga Seraya Pertanyakan Rencana Pembangunan Jembatan.
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Antrean panjang kendaraan terjadi selama berjam-jam di jalur utama Desa Seraya, Karangasem akibat meluapnya aliran air hujan di Sungai Yeh Banges pada Senin (5/2/2024).
Pemandangan ini pun nyaris rutin terjadi setiap tahunnya ketika wilayah Karangasem khususnya Desa Seraya memasuki musim penghujan. Kondisi ini juga sudah sering dikeluhkan warga mengingat jalur tersebut merupakan akses utama yang ramai dilewati kendaraan.
“Ini memang rutin terjadi saat musim hujan, kami beserta warga sudah sering kali menyampaikan keluhan kami agar dibuatkan jembatan tapi sampai sekarang tidak ada tindak lanjut, dulu akibat luapan air ini sampai meyebabkan korban jiwa dua orang hanyut saat melintas," kata Perbekel Desa Seraya, I Wayan Dandri saat dihubungi, Senin (5/2/2024).
Ia juga mengungkapkan sekitar tahun 2022 silam, dari pihak Provinsi sempat menyampaikan akan membangun jembatan di atas Tukad Yeh Banges untuk mengatasi luapan air tersebut. Bahkan saat itu sempat disampaikan akan dibangun sebuah jembatan sepanjang 15 meter dengan anggran sekitar Rp4,5 miliar.
Hanya saja, rencana tinggal rencana hingga memasuki tahun 2023 jembatan tak kunjung terealisasi, beberapa kali warga menyakan namun pihaknya tidak mampu menjawab karena sampai saat ini belum ada kejelasan.
"Bulan Desember lalu saya juga sempat bertemu dengan bapak bupati menyampaikan sekaligus menanyakan kejelasan pembangunan jembatan, dan beliau mengaku akan mengawal, tapi sampai sekarang belum ada informasi lebih lanjut," imbuh Dandri.
Di satu sisi, Dandri mengaku sangat berterimkasih kepada warga setempat yang sudah dengan suka rela turun langsung mengamankan jalur di sekitar tukad tersebut agar tidak melintas. Warga juga secara spontan membantu pengendara untuk lewat ketika dirasa aliran mengecil dan jalan aman untuk dilalui.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4472 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2267 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1572 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1540 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1019 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun