Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 4 Agustus 2026
Tali Jembatan Zaman Belanda Putus, Vihara di Blahbatuh Ditutup
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Jembatan ikonik zaman Belanda penghubung Blahbatuh - Kemenuh Sukawati mengalami putus tali besi. Akibatnya, jembatan goyang dan bunyi kreak-kreok. Pihak wihara terpaksa menutup sementara wihara di bawah jembatan sampai waktu tak ditentukan.
Juru Kunci Vihara Amurva Bumi, Tjwa Sin Liang menyatakan tali sling besi diketahui putus pada Jumat (1/12) pukul 17.30 WITA. "Awalnya dengar suara keras sekali. Setelah diperhatikan ternyata besi yang biasanya mengikat putus. Kalau putus semuanya mungkin kena wiharanya," ujar dia khawatir.
Dikatakan, bahwa jembatan yang berdiri sejak 1900, sejak masuknya Belanda ke Bali, mulai ada tanda membahayakan sejak setahun terakhir. "Kami lihat tali besinya seperti memerah. Ini sudah pernah dicek sama petugas terkait," ujar dia.
Akibat kondisi jembatan tua yang kini tak difungsikan itu, wihara terpaksa ditutup sementara. "Demi keamanan, karena jembatan ini dari besi dan kayu. Berat sekali, untuk kebaikan, kami tutup," jelasnya.
Dikatakan, bahwa umat sudah mengerti atas kondisi itu. Bagi yang ingin sembahyang, umat harus masuk lewat Utara. "Turun harus pakai tangga (darurat). Kalau lewat pintu utama, berbahaya," ungkap dia.
Pihaknya berharap, situasi itu bisa cepat berlalu dan wihara berjalan normal kembali. "Ya, kami doakan semoga lekas ditangani," tutup dia.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 444 Kali
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 362 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 308 Kali
KPU Bali Temukan Ribuan Data Pemilih Belum Sinkron
Dibaca: 226 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun