Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 4 November 2026
Tali Jembatan Zaman Belanda Putus, Vihara di Blahbatuh Ditutup
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Jembatan ikonik zaman Belanda penghubung Blahbatuh - Kemenuh Sukawati mengalami putus tali besi. Akibatnya, jembatan goyang dan bunyi kreak-kreok. Pihak wihara terpaksa menutup sementara wihara di bawah jembatan sampai waktu tak ditentukan.
Juru Kunci Vihara Amurva Bumi, Tjwa Sin Liang menyatakan tali sling besi diketahui putus pada Jumat (1/12) pukul 17.30 WITA. "Awalnya dengar suara keras sekali. Setelah diperhatikan ternyata besi yang biasanya mengikat putus. Kalau putus semuanya mungkin kena wiharanya," ujar dia khawatir.
Dikatakan, bahwa jembatan yang berdiri sejak 1900, sejak masuknya Belanda ke Bali, mulai ada tanda membahayakan sejak setahun terakhir. "Kami lihat tali besinya seperti memerah. Ini sudah pernah dicek sama petugas terkait," ujar dia.
Akibat kondisi jembatan tua yang kini tak difungsikan itu, wihara terpaksa ditutup sementara. "Demi keamanan, karena jembatan ini dari besi dan kayu. Berat sekali, untuk kebaikan, kami tutup," jelasnya.
Dikatakan, bahwa umat sudah mengerti atas kondisi itu. Bagi yang ingin sembahyang, umat harus masuk lewat Utara. "Turun harus pakai tangga (darurat). Kalau lewat pintu utama, berbahaya," ungkap dia.
Pihaknya berharap, situasi itu bisa cepat berlalu dan wihara berjalan normal kembali. "Ya, kami doakan semoga lekas ditangani," tutup dia.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 581 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 451 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 443 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan