Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 8 September 2026
Tantangan Terbesar Adalah Mengubah Perilaku
Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Salah satu kandidat calon gubernur Bali, Made Mangku Pastika menegaskan, bahwa menjadi pemimpin yang demokratis tidaklah semudah membalikkan telapak tangan.
Ada satu hal yang sulit dipungkiri, yakni manusia itu pada dasarnya adalah konservatif, sehingga ada kecenderungan ingin mempertahankan segala sesuatu yang sudah biasa dilakukan, sekalipun itu sebuah kebiasaan yang jelek.
â€Sehingga tantangan terbesar yang harus dihadapi ke depan adalah diperlukan adanya perubahan perilaku yang sejalan dan konsisten dengan agenda reformasi dan tidak terjebak untuk menguilangi kesalahan-kesalahan masa lalu,†tandas Mangku Pastika saat tampil sebagai pembicara pada Seminar Manajemen Kepemimpinan yang diselenggarakan Asosiasi Manajemen Indonesia (AMA) Balai, di Denpasar, Jumat (26/10).
Menurut Pastika yang kini sebagai Ketua Pelaksana Harian Badan Narkotika Nasional (BNN), pemimpin di era global dalam menata manajemen tidaklah cukup dilakukan dengan mengambil alternatif yang disukai semata-mata, apalagi sangat elitis, melainkan benar-benar telah melalui kajian yang memadai dan akurat.
“Seorang pemimpin semestinya senantiasa berusaha setiap saat untuk menciptakan, menemukan dan memelihara keunggulan untuk dikembangkan menjadi nilai-nilai, program dan produk yang bersifat kompetitif,†tandas Mangku Pastika.
Untuk itu, lanjut mantan Kapolda Balai ini, sangatlah diperlukan adanya kemampuan dari seorang pemimpin untuk mencermati berbagai isu strategis dengan tidak semata-mata memahaminya atas dasar kecurigaan belaka, melainkan dengan sikap positif yang dapat mendorong tumbuhnya inovasi, kreativitas dan sikap proaktif yang pada gilirannya nanti akan senantiasa menjaga keunggulan bangsa dan sekaligus berdampak pada penguatan pemberdayaan masyarakat.
Mangku juga menegaskan, bahwa Bali bukan mencari pejabat, melainkan membutuhkan seorang yang dapat dipercaya untuk mengemban amanat rakyat Bali, yang akan didudukkan sebagai pemimpin yang dengan segala upayanya mampu memajukan Bali, memberikan rasa aman, damai, nyaman, sejahtera dalam suasana kehidupan yang demokratis. (ana)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3212 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 707 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 662 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman