Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 8 September 2026
Tarif Bus Denpasar-Jakarta Naik Rp 140.000
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Menjelang hari Idul Fitri, tarif angkutan bus jurusan Denpasar-Jakarta naik Rp 140.000 atau sekitar 60%, yakni dari Rp 250.000 pada hari-hari biasa naik menjadi Rp 390.000.
Salah seorang petugas di bagian tiket perusahaan bus Safari Dharma Raya, Sri, mengatakan kenaikan tarif itu diberlakukan mulai H-4. “ Semua tiket untuk H-4, yakni tanggal 9, 10 dan 11 Oktober sudah habis terjual. Kalau tiket untuk tanggal 7 dan 8 masih ada, †ujar Sri.
Sedangkan, untuk jurusan Denpasar-Yogyakarta, kata Sri kenaikan tarif mencapai Rp 90.000, yakni dari Rp 175.000 pada hari normal menjadi Rp 275.000. Tiketnya juga sudah ludes terjual mulai dari H-4.
Sementara untuk jurusan Denpasar-Surabaya, pengusaha bus Gunung Harta belum menaikkan harga tiket termasuk untuk H-4. “ Untuk sementara kami tetap menjualnya Rp 120.000, sambil menunggu ketentuan Pusat berapa tuslahnya, †ujar Bowo, petugas di bagian tiket saat dihubungi Selasa (2/10).
Menurut Bowo, nanti begitu keluar ketentuan tuslah atau toleransi kenaikan tarif dari Pusat, maka pihaknya akan meminta lagi kekurangan dari calon penumpang yang sudah membeli tiketnya pada hari keberangkatannya.
Sama seperti jurusan Jakarta, untuk jurusan Surabaya, tiket untuk tanggal 9,10, dan 11 juga sudah habis terjual. " Kalau untuk tanggal 7 dan 8 masih tersedia, " ujar Bowo.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3209 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 697 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 662 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman