Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Telan PAD Hingga Setengah Milyar per Bulan
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Program Jaminan Kesehatan Jembrana (JKJ) yang digulirkan Pemkab Jembrana telah mengeruk PAD (Pendapatan Asli Daerah) Jembrana hingga Rp 500 Juta per bulannya.
Dana tersebut diperuntukkan pembayaran klaim petugas medis yang ditunjuk untuk memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada masyarakat.
Direktur JKJ, I Gede Santabudi, saat dikonfirmasi tadi menjelaskan besarnya dana yang dikeluarkan memaksa pihaknya memutar otak untuk memanajemen program tersebut. Hal tersebut harus dilakukan agar pihaknya tidak kedodoran untuk membiayai pengobatan bagi warga Jembrana.
" Pembayaran Rp 500 Juta itu dapat dikatakan sudah menurun mengingat tahun-tahun sebelumnya kami harus membayar hingga Rp 700 Juta. Tapi tetap saja ini bukan angka kecil karena PAD kita juga terbilang kecil. Hanya Rp 14 Milyar, " jelasnya.
" Dana yang tercover untuk program ini sekitar Rp 7,3 milyar yang telah dimasukkan dalam APBD Jembrana 2007. Dana ini juga telah termasuk untuk program JKJ Paripurna, " imbuh Santabudi.
Sejauh ini, tercatat 3.494 warga Jembrana yang telah mengikuti JKJ Paripurna, dimana pemegang kartu tersebut akan diberikan fasilitas rawat inap gratis selama empat hari.
Sejauh ini, klaim JKJ Paripurna baru sekitar Rp 29 Juta saja.
" Bagi masyarakat yang berminat menjadi peserta JKJ Paripurna hanya dipungut biaya sebesar Rp 60 ribu pertahun, " pungkasnya.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3879 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2483 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2013 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1939 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1795 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun