Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 10 September 2026
Teman Akrab Bupati Tabanan
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Direktur PT. Ceger Sari Buana (CSB), I Putu Giri Rusmaja (37), tersangka penipu 62 calon TKI (tenaga kerja Indonesia), rupanya orang penting. Tidak hanya kenal dengan polisi, tapi kenal dekat dengan Bupati Tabanan, Adi Wiryatama. Informasi itu disampaikan salah seorang perwira Polda Bali yang namanya enggan disebut. Dia mengatakan, sangat bersyukur tersangka Putu Giri Rusmaja, masuk penjara. Alasannya, keponakannya juga ikut tertipu dan mengalami kerugian belasan juta rupiah.
“Keponakan saya Komang Putra Yasa ditipu sebesar Rp 50 juta. Tersangka berjanji akan memperkerjakan Putra Yasa bekerja sebagai buruh di hotel dan rumah sakit, di Miami Amerika Serikat,” bisiknya. Sadar keponakannya ditipu, paman Putra Yasa mencoba menghubungi tersangka sebagai Direktur PT. CSB di kawasan Dalung. Tapi tidak ketemu dengan dia. Yang ada hanya karyawan. “Dari nomor telpon yang saya dapat dari karyawan, saya telpon direkturnya. Tapi malah marah-marah dan mengaku punya banyak teman polisi,” kesalnya.
Menurutnya, kerugian yang ditanggung keponakannya, mencapai Rp 50 juta. Baru Rp 37 juta yang dibayar, sisanya Rp 13 juta belum dikembalikan. “Selain dekat dengan polisi, dia dekat dengan Bupati Tabanan Adi Wiryatama,” bebernya minta namanya tidak ditulis. Perlu diketahui, tersangka Putu Giri Rusmaja, dijerat pasal 378 KUHP tentang penipuan ancaman empat tahun penjara. Hukuman ini setimpal dengan perbuatannya. Menipu 62 calon TKI dengan meraup keuntungan Rp 3,72 miliar.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3256 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 743 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 685 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman