Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 15 September 2026
Temuan Jasad Orok Bayi Gegerkan Warga Banjar Tunjung Sari
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Warga Banjar Tunjung Sari, Perum Griya Loka, Kecamatan Denpasar Utara, dikejutkan dengan penemuan orok bayi dalam kondisi meninggal dunia pada Jumat (26/7/2024) pagi, sekitar pukul 09.00 WITA.
Penemuan mengejutkan ini dilaporkan oleh dua petugas DLHK Denpasar, I Wayan Siram (50) dan Gusti Ayu Putu Rani (49). Keduanya sedang melaksanakan tugas pengumpulan sampah di Perum Griya Loka saat menemukan mayat bayi tersebut. Mereka mencurigai plastik hitam yang terasa berat di antara tumpukan sampah dan memutuskan untuk memeriksanya.
"Setelah membuka plastik hitam, I Wayan Siram menemukan orok bayi berjenis kelamin perempuan yang terbungkus dalam tas kain warna merah, dalam keadaan meninggal dunia. Bayi tersebut juga masih berisi ari-ari," jelas AKP Ketut Sukadi, Kasi Humas Polresta Denpasar.
Kejadian ini kemudian dilaporkan kepada Kadus Banjar Tunjung Sari dan pihak kepolisian segera melakukan tindakan. "Ork bayi tersebut telah dibawa ke Instalasi Pemulasaraan Jenazah RSUP Sanglah untuk proses lebih lanjut," tambah Sukadi.
Saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mencari ibu bayi tersebut dan mengungkap penyebab kematian bayi. Pihak kepolisian meminta masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian ini untuk melapor guna membantu proses penyelidikan.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5218 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3433 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2209 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 936 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan