Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 3 Agustus 2026
Terungkap Ini Identitas Pemuda Viral Minta Difotoin Bupati Jembrana
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Terungkap identitas pemuda yang viral minta difoto bareng Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno oleh Bupati Jembrana, I Nengah Tamba adalah bernama Bayu Pradipa berasal dari Desa Badingkayu, Jembrana.
Tidak hanya itu saja, pemuda yang tergolong percaya diri ini, sejatinya sudah mengenal Bupati Jembrana I Nengah Tamba yang diminta memoto.
Baca juga:
Viral Minta Difotoin Bareng Sandiaga, Pemuda ini Tak Sadar yang Disuruh Memoto Bupati Tamba
Ini terbukti dari foto yang diunggah pada akun Bayu Pradipa yang pernah bersama Bupati Jembrana I Nengah Tamba dalam suatu kesempatan mengenakan pakaian adat.
Entah karena pemuda yang lahir pada 8 Desember 1997 tergolong polos dan berniat untuk berfoto bareng Menteri maka ia melihat kesempatan itu pada orang terdekat saat itu yakni Bupati Jembrana untuk dimintai bantuan untuk memoto.
Meski demikian, Bupati Tamba pun tidak merasa risih dengan tindakan pemuda tersebut. Ia toh tetap mengambil foto pemuda dengan Mas Menteri tersebut dengan santai sambil tertawa setelahnya.
Hasil jepretannya pun terlihat pada profil akunnya yang diunggah pada 31 Desember 2022 setelah event presmian Sirkuit All in One Jembrana.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 413 Kali
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 359 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 307 Kali
KPU Bali Temukan Ribuan Data Pemilih Belum Sinkron
Dibaca: 226 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun