Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Tinju Bali Panen Medali di Kejurnas Perbati, Terbaik Tiga Besar Nasional

Minggu, 15 Februari 2026, 23:49 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Tinju Bali Panen Medali di Kejurnas Perbati, Terbaik Tiga Besar Nasional.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JAKARTA.

Kontingen tinju Bali meraih hasil maksimal dalam ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Pengurus Besar Tinju Indonesia (Perbati) yang digelar pada 12–14 Februari 2026 di Pusat Pelatihan Olahraga Pelajar Ragunan. Dari lima petinju yang diturunkan, empat atlet berhasil mempersembahkan medali untuk Bali.

Kepala Pelatih Tinju Bali, Cornelis Kwangu Langu, menjelaskan satu medali emas diraih oleh Pangeran Februzio yang turun di kelas 60 kilogram U19. Sementara dua medali perak masing-masing disumbangkan Mario Vegas di kelas 60 kilogram U19 dan Marlon di kelas 50 kilogram senior. Medali perunggu diraih Baptista yang berlaga di kelas 50 kilogram U19.

Satu petinju Bali lainnya, Jeklin, yang bertanding di kelas 60 kilogram senior U23, harus terhenti di babak perempat final setelah kalah dari petinju DKI Jakarta. Meski demikian, Cornelis menilai capaian tersebut sudah sesuai dengan target yang ditetapkan tim pelatih.

“Kami mengirim lima atlet dan empat di antaranya pulang membawa medali. Secara hasil, ini sudah sesuai target dan menunjukkan progres pembinaan tinju Bali,” ujar Cornelis. 

Ia menambahkan dari Kejurnas ini, petinju Bali masuk dalam tiga besar terbaik se-Indonesia bersama dengan DKI Jakarta dan Sulawesi Utara (Sulut).

Ia menjelaskan, Kejurnas Perbati ini memiliki arti strategis karena menjadi ajang seleksi menuju Kejuaraan Asia U19 dan U23 yang akan digelar Juli 2026 dengan Indonesia sebagai tuan rumah. Selain itu, ajang ini juga menjadi pintu awal seleksi menuju Asian Games 2026 di Jepang serta target jangka panjang Olimpiade Los Angeles 2028.

Meski target medali tercapai, Cornelis menegaskan evaluasi tetap menjadi fokus utama. Menurutnya, para atlet masih perlu pendalaman pada aspek teknik dan taktik bertanding di dalam ring, termasuk penguatan strategi menghadapi lawan dengan gaya bertinju berbeda.

“Kami tidak hanya bicara medali. Evaluasi teknik, taktik, dan strategi bertanding tetap menjadi prioritas agar atlet Bali bisa bersaing di level Asia bahkan dunia,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Perbati Bali yang juga Penasehat Pengurus Besar Perbati, Made Muliawan Arya, memberikan apresiasi atas perjuangan para petinju Bali. Ia menilai hasil Kejurnas ini menjadi bukti bahwa pembinaan tinju di Bali berjalan ke arah yang benar.

“Ini harus dijaga dengan pembinaan berkelanjutan,” kata pria yang akrab dipanggil De Gadjah ini.

Ia menambahkan, Perbati Bali berkomitmen mendukung penuh program pelatihan atlet agar mampu bersaing di tingkat nasional dan internasional. Menurutnya, konsistensi latihan, peningkatan kualitas pelatih, serta dukungan sarana menjadi kunci menuju prestasi yang lebih tinggi.

“Kami di Perbati Bali akan terus mendorong pembinaan yang terarah. Target kita jelas, atlet Bali harus mampu menembus level Asia, Asian Games, hingga Olimpiade,” tegasnya.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: Gerindra Bali



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami