Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 15 September 2026
TK: Saya Tidak Pernah Berantem dengan Mas Dur
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Ketua MPR RI yang juga suami Ketua Umum PDIP Megawati Sukarnoputri, Taufik Kiemas, punya pengalaman pribadi tersendiri dengan almarhum Gus Dur. Menurut Kiemas, meski Gus Dur dan Megawati kerap bertengkar, namun ia mengaku tidak pernah ribut dengan Gus Dur.
Saya termasuk orang di republik ini yang tidak pernah berkelahi dengan Gus Dur. Ia sudah saya anggap seperti kakak saya. Saya tidak pernah silang sengketa dengan Gus Dur, kata Taufik Kiemas di Puri Satria Denpasar, Minggu malam (03/01).
Jika Gus Dur sedang marah, kata Kiemas, ia seringkali tidak terlalu memperdulikannya. Besoknya Gus Dur juga sudah lupa dengan apa yang membuatnya marah sebelumnya, katanya.
Saat masih hidup, kata Kiemas, Gus Dur juga kerap berselisih paham dengan Megawati. Namun Taufik Kiemas mengaku tidak pernah terlibat dalam perselisihan itu.
Jika Mbak Mega sedang ribut dengan Mas Dur, saya tidak pernah ikut ribut dengan Gus Dur. Waktu Gus Dur turun dari jabatannya (sebagai presiden), saya yang pertama kali menemuinya dan saya tidak ribut dengan Gus Dur, ujar Kiemas.
Mengenai usulan agar Gus Dur ditetapkan sebagai pahlawan, Taufik Kiemas menyatakan itu pantas bagi Gus Dur.
Gus Dur itu perombak, memulai era baru di Indonesia. Jika Gus Dur tidak menjadi presiden, belum tentu kehidupan demokrasi di Indonesia akan seperti sekarang ini. Jadi gelar pahlawan untuk Gus Dur harus segera diberikan, ujar Taufik Kiemas. (dev)
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5265 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3435 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2222 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 940 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan