Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 10 Juni 2026
Tradisi Ngejot Jerimpen Masih Lestari di Bongan Gede
Tabanan
BERITABALI.COM, TABANAN.
BeritaBali.Com, Tabanan. Tradisi ngejot jerimpen (memberikan sesajen) kepada pengantin baru masih lestari dilakukan masyarakat Banjar Bongan Gede, Desa Pakraman Bongan Puseh, Kecamatan Tabanan. Tradisi yang dijalankan setiap Hari Raya Galungan ini khusus diberikan kepada anggota krama banjar yang baru saja melangsungkan pernikahan atau pengantin baru yang ada di banjar setempat.
Untuk Hari Raya Galungan, Rabu (23/10) ini ada enam pasangan pengantin baru yang mendapatkan jotan jerimpen. Karena enam pemuda di Banjar Bongan Gede baru saja mempersunting gadis dijadikan istri dan telah sah menjadi suami istri secara adat maupun agama Hindu di Bali sebelum hari Raya Galungan.
"Ada enam pasangan suami istri yang baru saja menjalankan prosesi keagamaan sebagai suami istri," jelas salah satu tokoh masyarakat setempat. Keenam pasangan suami istri tersebut berhak mendapatkan jotan jerimpen bertepatan di hari Raya Galungan.
"Diberikanya jotan jerimpen sebagai tanda adanya pasangan pengantin baru di banjar,"jelasnya. Tradisi ini tidak mesti dilakukan setiap hari raya Galungan apabila sebelum hari raya Galungan tiba tidak ada salah satu anggota krama banjar melangsungkan pernikahan .
"Kalau tidak ada pasangan pengantin baru, ya tidak dilakukan tradisi ngejot jerimpen," pungkasnya.
Hari Raya Galungan merupakan hari Raya Agama Hindu di Bali. Hari Raya Galungan merupakan hari kemenangan antara Dharma (kebaikan) melawan Adharma ( Kejahatan) yang jatuh setiap 6 bulan sekali. (Nod)
Reporter: -
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli