Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
Tukang Bakso Coba Bunuh Diri di Toilet Masjid
BERITABALI.COM, NTB.
Nurman (35 tahun), warga Desa Rasabau Kecamatan Bolo Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) yang bekerja sebagai penjual bakso, nekat mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri di toilet sebuah masjid, di Desa Sanolo Kecamatan Bolo, Kamis (31/12) pukul 11.30 WITA.
Upaya bunuh diri dilakukan dengan menyayat bagian leher dan dua pergelangan tangan menggunakan kater dan gunting. Akibatnya, Nurman yang diduga sedang stres ini mengalami pendarahan hebat dan dilarikan warga ke RSUD Bima.
Kapolsek Bolo, Iptu Juanda membenarkan kejadian upaya bunuh diri di toilet Masjid Baitul Ikhsan Desa Sanolo Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima.
Kronologis kejadian, diketahui pertama kali oleh Marbot (penjaga) masjid bernama Ayub Ishaka, yang hendak membersihkan masjid sebelum sholat Zuhur. Namun karena ada motor terparkir di halaman masjid, Ayub akhirnya membersihkan emperan masjid.
Hingga pukul 12.00 WITA, Ayub melihat motor Revo Absolute dengan plat EA 3455 XO masih terparkir di halaman masjid. Dan Ayub curiga, orang yang masuk ke toilet masjid belum juga keluar. Walau pintu toilet sudah diketuk beberapa kali, namun tidak dihiraukan.
"Ayub kemudian memanggil warga di depan masjid, karena curiga orang di dalam kamar mandi tidak keluar-keluar dan ridak menyahut walau sudah dipanggil-panggil," kata Kapolsek Iptu Juanda, seperti dituturkan warga.
Warga kemudian menggedor paksa pintu kamar mandi, dan menemukan Nurman sudah berlumuran darah. Dengan luka sayatan di leher, kedua pergelangan tangan. Dan warga menemukan pisau kater serta gunting juga berlumuran darah.
Menggunakan mobil pick up yang kebetulan lewat di depan masjid, warga kemudian membawa Nurman ke RSUD Sondosia untuk mendapatkan penanganan medis.
"Korban merupakan suku Jawa, ke Bima dan bekerja menjual bakso," ungkap Kapolsek Juanda.
Informasi Asari, pemilik usaha Bakso keliling Arema tempat Nurman bekerja, bahwa sudah seminggu ini korban tidak ada komunikasi dengan teman-teman kerjanya. Diduga Nurman sedang mengalami stres.
"Baru tadi pagi (Kamis 31/12) dia pinjam motor ke temannya, katanya mau ke pasar Sila," ujar Asari kepada polisi.
Karena pendarahan hebat, dari RSUD Sondosia Nurman dirujuk ke RSUD Kota Bima. Sementara barang bukti diamankan polisi dari toilet Masjid. Yakni sepeda motor Revo Absolute, celana jeans pendek berlumuran darah, serta pisau kater warna merah dan gunting kecil warna hitam.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5980 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4673 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2650 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2307 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2233 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan