Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 13 September 2026
Uang dan Barang Turis Australia Dibawa Kabur
BERITABALI.COM, TABANAN.
Meinteith (66) wisatawan asal Australia yang menginap di Bali Wisata Bungalow, Yeh Gangga, Sudimara, Kecamatan Tabanan, Selasa (14/9) menjadi korban pencurian. Ia kehilangan sejumlah barang berharga senilai total Rp. 23, 5 Juta.
Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, korban check ini di Bali Wisata Bungalow Yeh Gangga, Senin (13/9) sekitar pukul 13.00 Wita. Korban langsung menempati kamar nomor 10.
Hari itu korban belum sempat keluar hotel, hanya baru melakukan aktifitas seperti makan siang dan mandi di kolam renang yang ada di Bungalow milik Gina Hardani tersebut.
Karena lelah, malam harinya korban kemudian tertidur di kamarnya. Namun saat korban bangun dari tidurnya, Selasa (14/9) sekitar pukul 07.00 Wita sejumlah barang korban
seperti satu unit laptop, HP htc, kamera dijital, satu set buku, dan uang tunai Rp 4,6 Juta, sudah tidak ada.
Atas kejadian itu korban kemudian melaporkan musibah yang menimpanya itu kepada pihak Bongalow dan Polisi.Pahumas Polres Tabanan Kompol Wayan Sukerta, membenarkan aksi pembobolan Bali Wisata Bungalow Yeh Gangga di Desa Sudimara, Tabanan.Dikatakannya akibat kejadian tersebut, korban turis asal Australia mengalami kerugian sekitar Rp 23, 5 Juta.Dari olah TKP, pelaku diduga masuk dengan mudah karena pengamanan hotel tidak maksimal. Bahkan saat itu pintu kamar korban tidak terkuci.
Kemungkinan pelaku masuk saat korban tidur pulas sekitarpukul 02.00 Wita, jelasnya.Kini polisi masih melakukan penyelidikan atas kasus tersebut.
Reporter: bbn/nod
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3337 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 793 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan