Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Ukraina Diklaim Serang Wilayah Barat Daya Rusia
BERITABALI.COM, DUNIA.
Satu orang dilaporkan tewas dan tiga lainnya cedera di barat daya Rusia akibat serangan militer Ukraina ke wilayah itu pada Rabu (11/5).
"Sampai sekarang, satu orang kehilangan nyawanya, dia meninggal dalam ambulans, dan ada tiga orang terluka," kata gubernur wilayah barat daya Belgorod, Vyacheslav Gladkov, melalui pesan Telegram.
Gladkov mengatakan itu adalah "situasi paling sulit" di wilayahnya sejak Presiden Rusia Vladimir Putin melancarkan invasi ke Ukraina pada 24 Februari.
Gladkov menuduh Ukraina menargetkan desa Solokhi dalam serangan tersebut. Akibat serangan Ukraina, satu rumah hancur.
Pengumuman itu datang pada hari ke-77 invasi Rusia ke Ukraina berlangsung. Hingga kini, ribuan orang dilaporkan tewas akibat invasi Rusia tersebut.
Pihak berwenang di wilayah Rusia yang berbatasan dengan Ukraina telah berulang kali menuduh pasukan Ukraina melancarkan serangan. Pada bulan April, Gladkov mengatakan helikopter Ukraina melakukan serangan terhadap fasilitas penyimpanan bahan bakar di Belgorod.
Pada Maret lalu, Rusia menuduh Ukraina menembaki pos perbatasan di Kursk dengan mortir. Tak hanya itu, Rusia juga menuding Ukraina menyerang gudang senjata di Novoaidar, Donetsk, wilayah yang dikuasai kelompok separatis pro-Moskow.
Rusia mengklaim serangan kali itu tak hanya menyasar fasilitas sipil. Militer Rusia melaporkan, 20 rumah dan gudang yang penuh pupuk kimia juga hancur akibat serangan itu.(sumber: cnnindonesia.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4439 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2169 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1559 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1009 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 940 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun