Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 18 Agustus 2026
Viral Pengurus Pondok Hancurkan Ratusan HP
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Beredar video salah satu pengurus pondok pesantren menghancurkan ratusan handphone yang diduga milik para penghuni pesantren. Video berdurasi 30 detik itu diunggah @lambeturah_official. Beberapa orang nampak memukul hancur telepon genggam menggunakan palu, kemudian di bakar.
Belum diketahui keberadaan pondok pesantren tersebut, hanya saja keterangan tulis yang diberikan @lambeturah_official menuai komentar warganet.
"Konsek kuwensi..," dikutip, Kamis (26/8/2021). Menurut warganet, ratusan telepon genggam tersebut lebih baik tidak dihancurkan. Dan digunakan untuk keperluan lain, atau bahkan diberikan kepada yang memang membutuhkan.
Hingga berita ini ditulis, video itu sudah ditonton sebanyak 225.031 kali dengan disukai sebanyak 9.534 kali.
Komentar Warganet
Warganet yang merasa sayang dengan perusakan tersebut berbondong-bondong mengomentari postingan itu.
"Harusnya dijual hsl nya bisa ntk disedekahke.," katanya.
"1 HP anggap saja harga 1jt Mending di sita, jual, buat bersedekah untuk yg kurang mampu... Lebih solutip dan Fa'eda," ungkapnya.
"ah ini yg ngerekam gak di getok juga? atau abis ngerekam juga ikut di getok?," tanya yang lain.
"PANTES PERADABAN ISLAM TERTINGGAL," sindir warganet.
"Dijual lagi trus uangnya disumbangin ke yg lebih membutuhkan atu masukin kotak amal masjid malah bermanfaat dari pada digituin," tandas yang lainnya.
"Serius gak respect banget... Susah ya buat di simpen dl, atau d kembalikan pd ortunya atau jual deh tuh hp trus pake deh tuh duitnya buat modal bertani atau berternak... Konsekuensi sih konsekuensi tapi gak dengan cara membuat barang jd mubazir juga kali...," pungkas yang lain.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4563 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2367 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2020 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1632 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1070 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun