Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 11 Agustus 2026
Viral Puluhan Migran Tewas Jatuh dan Terinjak-Injak
BERITABALI.COM, DUNIA.
Puluhan orang tampak terbaring di tanah, beberapa terlihat berdarah dan lainnya tidak bergerak, dalam video yang diklaim sebagai akibat penyeberangan massal migran Maroko pada Jumat (24/6) ke sebuah daerah otonomi Spanyol. Dalam peristiwa itu, sedikitnya 18 orang disebutkan tewas.
Rekaman itu, yang belum dapat diverifikasi kebenarannya oleh Reuters, dibagikan oleh AMDH, kelompok hak asasi Maroko yang bekerja bersama migran di beberapa wilayah Maroko utara, termasuk daerah-daerah di sekitar Melilla, daerah otonomi Spanyol itu.
Otoritas Maroko mengatakan Jumat malam bahwa 18 migran telah tewas, beberapa karena terjatuh dari pagar yang tinggi, sedangkan lainnya akibat terinjak-injak.
Kantor AMDH setempat mencatat jumlah korban tewas mencapai 27 orang, tanpa memerinci informasi tersebut. Sekitar 2.000 migran berupaya menerobos pagar daerah otonomi itu untuk menyeberang ke wilayah Spanyol.
Tindakan mereka memicu bentrokan fisik selama dua jam dengan pasukan keamanan dan penjaga perbatasan, kata otoritas Spanyol dan Maroko. Banyak migran yang juga terluka dalam insiden itu.
Sebuah klip video yang dibagikan AMDH memperlihatkan sejumlah besar migran Afrika terbaring menumpuk. Tubuh mereka terlihat tumpang tindih, banyak yang tidak bergerak dan beberapa di antaranya bergerak lemah, sementara pasukan keamanan Maroko dengan perlengkapan huru-hara berdiri di sekitar mereka.
Video yang sama menunjukkan pasukan keamanan menarik dua migran berdarah dan tampak kebingungan melewati migran-migran lain yang terbaring di tanah.
Sebuah klip video lain yang dibagikan AMDH memperlihatkan seorang petugas keamanan Maroko memukul salah satu dari sejumlah migran yang tergeletak di samping pagar besi.
Otoritas Maroko mengatakan 140 anggota pasukan keamanan Maroko juga terluka, lima di antaranya mengalami luka serius, meskipun tak ada yang tewas.
Seorang juru bicara pemerintah Spanyol di Melilla mengatakan tak seorang pun tewas di wilayah Spanyol di perbatasan itu. Di lokasi itu, 57 migran dan 49 petugas terluka.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4472 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2267 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1572 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1514 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1019 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun